BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Sebanyak 40 orang calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lolos tes psikologi. Tes yang telah digelar pada Minggu (28/7) lalu itu diikuti oleh 104 kandidat. Mereka yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti profile asesment atau seleksi tahap empat.

“Yang dinyatakan lulus sebanyak 40 orang sebagaimana terlampir dalam keputusan Pansel Capim KPK,” kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih saat jumpa pers di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (5/8).

Yenti menuturkan, 40 peserta yang dinyatakan lulus tes psikologi wajib mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu profile asessment. Tes lanjutan tersebut dijadwalkan pada Kamis dan Jumat, 8-9 Agustus 2019, di Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, sekitar pukul 07.30 WIB.

“Setiap peserta wajib bawa KTP, kartu peserta ujian yang selama ini, dan hadir 30 menit sebelum tes dimulai untuk registrasi. Peserta yang tidak hadir dinyatakan gugur,” ujar Yenti.

Yenti menjelaskan, berdasarkan jenis kelamin, 40 peserta yang lulus tes psikologi ini terdiri dari 36 laki-laki dan 4 perempuan.
Sementara berdasarkan latar belakang profesi, antara lain akademisi atau dosen sebanyak 7 orang, advokat sebanyak 2 orang, jaksa sebanyak 3 orang, mantan jaksa sebanyak 1 orang, hakim sebanyak 1 orang.

Kemudian anggota Polri sebanyak 6 orang, komisioner dan pegawai KPK sebanyak 5 orang, auditor sebanyak 4 orang Komisi Kejaksaan 1 orang, PNS 4 orang, pensiunan PNS 1 orang, dan lain-lain sebanyak 5 orang.

Ini Nama-nama Peserta Yang Lulus tes Psikologi

1. Agus Santoso (Mantan pegawai PPATK)
2. Aidir Amin Daud (Pensiunan PNS)
3. Alexander Marwata (Komisioner KPK)
4. Antam Novambar (Anggota Polri)
5. Bambang Sri Herwanto (Anggota Polri)
6. Cahyo R.E. Wibowo (Karyawan BUMN)
7. Chandra Sulistio Rekso Prodjo (Pegawai KPK)
8. Dede Farhan Aulawi (Komisioner Kompolnas)
9. Dedi Haryadi (Tim satranas pencegahan korupsi KPK)
10. Dharma Pongrekun (Anggota Polri)
11. Eddy Hary Susanto (Auditor)
12. Eko Yulianto (Auditor)
13. Firli Bahuri (Anggota Polri)
14. Fontian Munzil (Dosen)
15. Frangky Ariyadi (Pegawai Bank)
16. Giri Suprapdiono (Pegawai KPK)
17. I Nyoman Wara (Auditor BPK)
18. Jimmy Muhammad Rifai (Penasehat Mendes)
19. Johanis Tanak (Kaksa)
20. Joko Musdianto (PNS BPKP Perwakilan Provinsi Lampung)
21. Juansih (Anggota Polri)
22. Laode M. Syarief (Komisioner KPK)
23. Lili Piantauli Siregar (Advokat)
24. Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen)
25. M. Jasman Panjaitan (Pensiunan jaksa)
26. Marthen Napang (Dosen)
27. Nawawi Pomolango (Hakim)
28. Nelson Ambarita (PNS BPK)
29. Neneng Euis Fatimah (Dosen)
30. Nurul Ghufron (Dosen)
31. Roby Arya (PNS Sekretariat Kabinet)
32. Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan)
33. Sri Handayani (Anggota Polri)
34. Sugeng Purnomo (Jaksa)
35. Sujanarko (Pegawai KPK)
36. Supardi (Jaksa)
37. Suparman Marzuki (Dosen)
38. Torkis Parlaungan Siregar (Advokat)
39. Wawan Saiful Anwar (Auditor)
40. Zaki Sierrad (Dosen)

(Musta’in)