BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Aktor Tio Pakusadewo setelah ditangkap polisi atas kepemilikan sabu, mengaku jera dan berjanji tidak akan mengulangi untuk mengonsumsi narkotika lagi.

“Saya berterimakasih kepada kepolisian Polda Metro Jaya yang membuat saya jadi manusia yang mengerti apa itu arti kata jera dan selanjutnya saya akan ikuti proses hukum yang berlaku di negara ini,” ucap pria 54 tahun ini di Polda Metro Jaya, Kamis (3/4).

Dia mengungkapkan hal itu saat pelimpahan tahap dua, yakni tersangka dan barang bukti, kasus kepemilikan narkotika dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/4).

Tio yang mengenakan kemeja batik cokelat mengaku banyak merenung saat menjalani proses rehabilitasi. Saat itu, ia ditemani oleh teman aktor senior Ray Sahetapy.

“Saya sebagai orang yang penah melakukan kesalahan tentunya sudah menjalani berbagai proses, termasuk rehabilitasi. Dalam proses itu saya banyak berpikir dan merenung. Ini pengalaman. Saya tidak akan melakukan hal serupa di kemudian hari,” ujarnya.

Kata Roy, bahwa pengalaman sahabatnya itu diharapkan bisa memberi pelajaran pada dirinya. Selain itu, kasus tersebut dapat membantu Tio untuk mendalami perannya sebagai aktor.

“Dia menyadari apa yang sudah dia lakukan dan memperkuat tubuh dan jiwanya, agar peran-peran di kemudian hari akan lebih berarti dan kuat, agar menjadi manusia yang sesungguhnya,” ujar dia.

Tio dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk kemudian segera menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tio Pakusadewo ditangkap di kediamannya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (19/12) malam. Saat digeledah, polisi menemukan tiga bungkus narkoba jenis sabu dengan berat sekitar 1,06 gram, serta sebuah alat isap sabu (bong).

BACA JUGA  Mulyadi Gunakan Pelat Khusus Polri, Saat Kunjungan Kerja

Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Rizal)