Beranda BERITA UTAMA Buku Kecil Rohadi tentang Mafia Hukum

Buku Kecil Rohadi tentang Mafia Hukum

BERBAGI

BANDUNG, kabarpolisi.com – Praktek Mafia Hukum, yang dilakukan sekelompok oknum-oknum petugas hukum, hakim, pengacara, hingga polisi, merusak rasa keadilan dan kejujuran serta kepastian hukum.

Rohadi, Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang menjadi terpidana kasus suap penanganan perkara, membuat sebuah buku yang berjudul “Menguak Praktek Mafia Hukum Dibalik Vonis”.

Dalam buku tersebut, Rohadi membeberkan fakta-fakta tentang praktek mafia hukum yang dilakukan oleh sejumlah oknum di pengadilan, dalam menangani sejumlah kasus, termasuk kasus yang menimpanya. Rohadi membuat pernyataan tentang adanya permainan antara para tersangka dan mafia hukum.

Rohadi menceritakan kronologis peristiwa hingga dirinya ditetapkan menjadi tersangka, termasuk nama oknum hakim yang terkait dalam kasusnya. Rohadi menyebut seorang Hakim bernama Ilfa Sudewi.

Berikut kutipan pernyataan yang ditulis Rohadi dalam bukunya:

“Saya sadar betul apa yang saya tuturkan didalam buku ini, terutama menyangkut nama-nama orang dan tokoh tertentu, akan menimbulkan sakit hati dan dendam”

“Tapi yakinlah, (saya meminta maaf kepada mereka yang namanya saya sebutkan dalam buku ini) tanpa kita jujur kepada diri sendiri, dan kepada lingkungan, bangsa dan negara ini akan semakin terperosok jauh ke dalam jurang permainan hukum. Hukum hanya akan menjadi ajang permainan belaka, bagi si penyandang dana dan si pemilik kuasa”

Sebelumnya Rohadi divonis bersalah karena menerima suap dari pedangdut Saipul Jamil untuk mengupayakan hukuman ringan. Rohadi juga dijatuhi hukuman atas kasus pencucian uang yang di tangani oleh KPK, hingga menyeret nama Bupati Indramayu, Anna Sophanah yang disebutnya terkait dengan sebuah mobil pajero yang diberi oleh Rohadi. (Doni Harima)

BACA JUGA  Tolak Bubarkan KLB Demokrat, Polri : Salahnya Apa?