Beranda BERITA UTAMA Dengar Ada Serangan Bom di Jakarta, Kapolri Putuskan Kembali ke Tanah...

Dengar Ada Serangan Bom di Jakarta, Kapolri Putuskan Kembali ke Tanah Air

BERBAGI

Kapolri Tito Karnavian usai menandatangani kerjasama penanggulangan kejahatan antarnegara, khususnya di bidang terorisme dan narkoba dengan kepala kepolisian Iran di Teheran, Kamis (25/5) / (Foto: istimewa)

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memutuskan kembali ke Tanah Air usai menandatangani MoU tentang penanggulangan kejahatan Antar Negara, terutama di bidang kejahatan terorisme dan peredaran gelap Narkoba, di Teheran.

Saat terjadi serangan bom di Kampung Melayu Rabu malam, Kapolri baru saja tiba di Wisma Indonesia KBRI Teheran.

Ketika menerima berita ledakan Bom yang menyebabkan gugurnya tiga anggota Polri waktu di Teheran saat itu menunjukan pukul 19.00, dua jam lebih lambat dari waktu Jakarta.

Keesokan harinya, setelah mengunjungi Kepolisian Iran, guna menandatangani MoU tentang penanggulangan kejahatan antar negara, terutama di bidang kejahatan terorisme dan peredaran gelap narkoba, Kapolri memutuskan kembali ke Tanah Air guna mengambil alih operasi pengungkapan teror di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Sebenarnya masih ada tiga agenda penting yang harus dilakukan Kapolri, yaitu peresmian Atase Polri di Ankara, penandatanganan MoU kerjasama penanggulangan Transnational Crime dan Capacity Building dengan Kepolisian Turki, serta kunjungan kehormatan balasan atas hadirnya Kepala Polisi Arab Saudi sebanyak dua kali dalam tahun ini di Indonesia.

Bahkan kunjungan ke Arab Saudi yang seyogyanya dibarengi dengan ibadah Umroh di awal Bulan Ramadhan ini terpaksa ditunda Kapolri mengingat adanya tugas yang lebih penting untuk diselesaikan di Tanah Air.

Delegasi Polri lainnya akan tetap melanjutkan agenda di Turki dan di Arab Saudi, yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Putut Eko Bayuseno, dengan didampingi Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Saiful MAltha.

Sementara itu, Korspripim Kapolri Kombes Polisi Rachmad Wibowo, yang ikut dalam rombongan Kapolri, menjelaskan kepada kabarpolisi.com pada Rabu malam Kapolri baru saja tiba di Wisma Indonesia KBRI Teheran saat menerima berita ledakan Bom di Kampung Melayu. Saat itu di Teheran menunjukan pukul 19.00, dua jam lebih lambat dari waktu Jakarta.

BACA JUGA  Ini Langkah yang Dilakukan Polri untuk Memburu Joseph Paul Zhang

Jumat ini Kapolri take off dari bandara Teheran dengan menggunakan pesawat reguler. Setelah enam jam transit di Dubai, pesawat Kapolri dijadwalkan mendarat di Bandara internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, sekitar pukul 16.00 WIB sore ini.

“Bapak Kapolri juga menunda rencana ibadah umroh yang semula akan dilakukan berbarengan dengan kunjungan ke Kepala Polisi Arab Saudi,” kata Kombes Rachmad Wibowo. (dewi)