BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) gelar hari lahirnya di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu 27 Januari 2018.

Rekayasa lalu lintas disiapkan di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat karena adanya kegiatan peringatan Hari Lahir atau Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama ke-73 itu.

Rekayasa lalu lintas dimulai sejak pukul 00.00 WIB Minggu dini hari hingga pukul 09.30 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko memprediksi acara akan dihadiri oleh 100.000 orang dari berbagai daerah dengan menggunakan 2.000 bus. Kantong parkir pun telah disiapkan.

“Ketika kedatangan bus peserta atau jamaah akan dilakukan pengaturan lalu lintas sistem buka dan tutup jalan secara situasional pada ruas jalan atau pun di persimpangan yang dekat kawasan GBK oleh petugas di lapangan, mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan 02.30 WIB,” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 27 Januari 2019.

Pengaturan traffic flow di kawasan GBK akan diatur dengan baik agar tak terjadi kemacetan seusai acara. Dia menambahakan, pengaturan dan rekayasa lalu lintas ketika bus masuk dan keluar kawasan GBK dilakukan dengan sistem buka-tutup di Jalan Gerbang Pemuda atau di persimpangan yang dekat kawasan GBK secara situasional oleh petugas di lapangan.

“Kemudian secara bertahap bus-bus yang parkir di kantong parkir diinformasikan untuk masuk ke GBK. Apabila terjadi kepadatan di dalam kawasan GBK, pihak GBK akan membuka beberapa pintu lainnya untuk akses bus,” katanya lagi.

1. Arus lalu lintas dari arah Semanggi dilarang ke kiri, yang menuju Jl. Gerbang Pemuda dialihkan lurus menuju Jl. Palmerah Timur dan seterusnya;

BACA JUGA  Ditipu Rp 505 Miliar, Polisi Tangkap Penipu Putri Arab Saudi

2. Arus lalu lintas dari arah Slipi yang akan menuju JI. Gerbang Pemuda melalui Flyover Senayan dialihkan lurus ke arah Semanggi dan seterusnya;

3. Arus lalu lintas dari arah JI. Asia Afrika Sisi barat dilarang belok kanan ke JI. Pintu 1 Senayan dialihkan lurus dan seterusnya;

4. Arus lalu lintas dari arah JI. Asia Afrika Sisi barat dilarang belok kanan ke JI. Gerbang Pemuda dialihkan lurus dan seterusnya. (Rizal)