Beranda BERITA UTAMA Setelah Dikecam, Akhirnya Presenter tvOne Dilaporkan ke KPI

Setelah Dikecam, Akhirnya Presenter tvOne Dilaporkan ke KPI

BERBAGI

JAKARTA,kabarpolisi.com – Presenter tvOne Windy Wellingtonia dilaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Windy dilaporkan lantaran dianggap telah menghina Presiden Joko Widodo dengan pernyataan ‘rekening gemuk’.

“Iya, karena itu ungkapan yang nggak pantas. Kita membahas fisik orang. Fisik itu kan pemberian Tuhan. Gemuk atau kurus itu kan setengahnya nasib, karena itu metabolisme. Kalau mau ditarik dari kesehatan kan gitu,” kata Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas Jokowi Muh Yamin saat dikonfirmasi, Sabtu (19/8/2017).

Windy dilaporkan ke KPI pada Jumat (18/8/2017). Seknas menunggu hingga seminggu ke depan untuk menunggu itikad baik Windy.

Windy dilaporkan terkait penyataannya dalam closing salah satu acara tvOne. Kala itu Windy menyinggung doa Tifatul Sembiring soal Jokowi yang didoakan menjadi gemuk. Namun, Wendy menambahkannya dengan membahas soal rekening gemuk juga.

Amin kita doakan Jokowi badannya menjadi lebih gemuk. Asal bukan rekeningnya yang menggemuk.

Pernyataan Windy ini juga ramai dibahas di media sosial. Beragam komentar netizen pro dan kontra dilontarkan menanggapi pernyataan Windy tersebut.

Yamin berpendapat, pernyataan ‘rekening gemuk’ itu dinilai tidak etis. Apalagi Jokowi adalah Presiden dan pernyataan tersebut disampaikan saat siaran dan ditonton banyak orang.

“Mudah-mudahan Pak Jokowi tambak gemuk dan nggak gemuk rekeningnya. Itu apa? Itu kan presiden. Kecuali kamu lagi demonstrasi. Kamu boleh mengolok-olok. Itu lain lagi. Tapi kalau jadi presenter TV, dia kan harus baik menjalankan tugasnya. Dia tahu etika. Saya mau cek apakah KPI melihat itu,” tutur Yamin

Dikecam

Sebelumnya pengamat masalah politik, hukum dan keamanan dRrDewinta Pringgodani juga mengecam Windy Wellinggtonia. “Saya kecam tindakan Windy. Catat itu,” kata Dewinta Pringgodani saat dihubungi kabarpolisi.com kemarin malam.

BACA JUGA  Tinjau Arus Mudik di Bandara Soetta, Kapolri : Perketat Pengawasan Warga dari LN

Menurut wanita kelahiran Solo itu tak seharusnya seorang penyiar televisi mengungkapkan kata-kata yang memojokkan kepala negara. “Penyiar itu harus sejuk bahasanya. Santun. Dia berdiri atas semua golongan penonton. Bukan berlagak seperti seorang jaksa apalagi pengamat politik,” kata Dewinta.

Jangankan menghina seorang kepala negara yang juga simbol negara. “Menghina siapa pun tidak boleh,” tegas Dewinta Pringgodani. Menurutnya pengelola tvOne dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) harus mengambil tindakan terhadap Windy Wellinggtonia.

“Jika pihak tvOne tidak mengambil tindakan terhadap Windy. Bisa jadi asumsi publik ini memang agenda tvOne. KPI juga harus bersuara,” kata Dewinta Pringgodani. (Rizal)