Beranda BERITA UTAMA Goliath Tabuni, Sosok Sadis dan Biadab, Paling Dicari Polisi

Goliath Tabuni, Sosok Sadis dan Biadab, Paling Dicari Polisi

BERBAGI

Goliath Tabuni

JAYAPURA – Sosok Goliath Tabuni, Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM ) yang tergolong dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, dikenal sadis saat melakukan aksi teror.

Goliath Tabuni tak tanggung-tanggung menembak mati hingga mutilasi warga. Dia merupakan atasan dari Pimpinan KKB Papua Puncak Jaya atau Kabupaten Puncak, Lekagak Telenggen yang baru-baru ini melakukan aksi teror dengan menembak mati tukang ojek di Distrik Omukia, Rabu (14/4/2021) pukul 13.05 WIT kemarin.

Sedert fakta-fakta terbaru dan rekam jejak aksi teror Goliath Tabuni bersama KKB di Papua terangkum dalam artikel ini seperti dilansir Tribun Manado

Aparat gabungan TNI-Polri yang memburu KKB di Papua menjuluki Goliath Tabuni sebagai sosok yang biadab sang pencabut nyawa warga sipil.

Sebagaimana diberitakan, aksi teror KKB Papua yang menembak mati dan mutilasi warga sipil bernama Yunus Sani di pertengahan tahun 2020 adalah bagian dari rencana Goliath Tabuni.

Sosok Goliath Tabuni memang cukup dikenal karena sederet aksi teror yang pernah dilakukannya. Goliath Tabuni ini pernah menjadi anggota KKB Papua Kelik Kwalik dan berperan besar dalam penyaderaan di Mapenduma.

Ia juga dikenal gencar melawan militer Indonesia hingga menewaskan puluhan anggota TNI dan Polri di Puncak Jaya, Papua.

Bukan hanya TNI dan Polri, Goliath Tabuni juga membunuh ratusan penduduk Papua yang tidak mendukung gerakan separatisme Operasi Papua Merdeka (OPM).

Melansir dari GridHot, Goliath Tabuni pernah mengancam akan menembak mati orang asli Papua yang dinilai menjadi mata-mata TNI-Polri.

Goliath Tabuni mengeluarkan penyataan itu lantaran banyak orang asli Papua yang tak mau bergabung dengan mereka.

Dikarenkan orang asli Papua memilih bergabung dengan Indonesia, banyak pentolan KKB Papua terbunuh oleh aparat.

BACA JUGA  Tinjau Arus Mudik di Bandara Soetta, Kapolri : Perketat Pengawasan Warga dari LN

Goliath Tabuni yang mempunyai NRP.7312.00.00.00 di TPNPB-OPM ini dalam pernyataan tersebut juga mengaku mempunyai daftar orang-orang asli Papua yang menjadi spionase TNI-Polri.

Maka dari itu, bila ada orang asli Papua yang ditembak mati KKB Papua maka mereka menganggapnya sebagai mata-mata TNI-Polri.

Goliath Tabuni juga mengklaim mata-mata TNI-Polri itu menyamar sebagai guru, tenaga medis, PNS, pedagang,

pedagang kaki lima, pedagang asongan, tukang ojek, sopir angkutan, sopir rental, penjual es keliling, penjual pakaian keliling, penjual tiket,

penjual pulsa, konter HP, pendeta, majelis gereja, pengelola rumah makan, tukang bangunan, tenaga kerja project infrastruktur, jurnalis dan lain-lain.

Dan tepatnya pada Juni 2020, oknum anggota KKB Papua bagian dari Goliath Tabuni telah menembak mati lalu memutilasi warga sipil tak bersalah.

Yunus Sani, warga asli Papua yang berprofesi sebagai petani menjadi korban pembunuhan oleh KKB Papua dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Jumat (29/5/2020) silam.

Yunus ditembak mati KKB Papua di Jalan Trans Papua Magataga (perbatasan Kabupaten Intan jaya dan Kabupaten Paniai).

Seperti dilansir dari Kompas TV, pria berusia 40 tahun itu dibunuh dengan cara sadis.

Ia ditembak, lalu jasadnya dimutilasi dan dibungkus dalam sebuah karung.

Andry Tuuk