BERBAGI

Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun. Foto: Facebook/ @Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG, kabarpolisi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Satuan Tugas (Satgas) KPK menangkap Gubernur Kepulauan Riau yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem, Nurdin Basirun.

Penangkapan terhadap Nurdin diduga terkait kasus dugaan suap. “Diduga terkait izin lokasi rencana reklamasi,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (10/7).

Selain Nurdin, beberapa pejabat daerah juga turut diamankan dan masih diperiksa di Polda Kepri. Mereka berasal dari unsur kepala daerah, kepala dinas, kepala bidang, PNS dan swasta.

Total enam orang yang ditangkap dalam OTT ini. Mereka sudah dibawa ke kantor polisi setempat untuk menjalani pemeriksaan sementara.
“Nanti info lanjutan akan di-update lagi. Tim masih di lapangan,” ujar Febri.

Menanggapi ditangkapnya Nurdin oleh KPK, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, mengatakan, DPP NasDem langsung mengambil tindakan dengan memecat Nurdin dari keanggotan partai.

“Arahan dari Ketua Umum, langsung memerintahkan yang bersangkutan diberhentikan secara tidak hormat dari anggota Partai NasDem, segera,” ujar Plate kepada wartawan Rabu (10/7).

Selain itu, kata Plate, DPP NasDem tidak akan memberikan bantuan hukum terhadap Nurdin Basirun.

“Tak menunggu hingga inkrah, kami memecat yang bersangkutan ketika ditangkap dan tak akan memberi bantuan hukum,” lanjut Plate BT)