Beranda BERITA UTAMA Sebelum Johannes Marliem Tewas, Rumahnya Sempat Digeledah FBI

Sebelum Johannes Marliem Tewas, Rumahnya Sempat Digeledah FBI

BERBAGI

LOS ANGELES, kabarpolisi.com – Biro Investigasi Federal (FBI), dilaporkan sempat menggeledah rumah Johannes Marliem (32), dua hari sebelum saksi kunci kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) itu, ditemukan tewas bunuh diri.

Juru bicara FBI Laura Eimiller, mengatakan pada Selasa (8/8), petugas FBI membawa surat perintah dan melakukan penggeledahan di kediaman Marlien. Namun Eimiller menolak menjelaskan lebih lanjut tentang perintah penggeledahan itu.

Dua hari setelah penggeledahan FBI, tepatnya pada Kamis (10/8) dinihari sekitar pukul 02.00 waktu setempat, Marliem ditemukan tewas di rumahnya, di kawasan Beverly Grove, Los Angeles.

Badan Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengatakan, Marliem diduga tewas akibat bunuh diri. Juru bicara LAPD, Rayna Hernandez, mengatakan Marliem tewas dengan luka tembak di kepala yang diduga dilakukan sendiri.

Sebelumnya petugas SWAT LAPD mendapat panggilan dari kediaman Marliem pada Rabu (9/8) malam. Mereka mendatangi lokasi namun menemukan seorang pria mengurung diri dan tidak mengizinkan polisi masuk. Polisi kemudian memaksa masuk ke rumah tersebut setelah tengah malam dan mendapati pria itu telah menembak dirinya sendiri dan tewas.

“Seorang wanita dan seorang anak kecil meninggalkan gedung tersebut pada larut malam. Tapi belum diketahui apakah mereka adalah istri dan anak Marliem,” kata juru bicara polisi Detektif Meghan Aguilar.

Hingga kini FBI masih menyelidiki motif bunuh diri Marliem. Dikutip dari Suara Pembaruan untuk sementara dia diduga membunuh diri karena merasa keselamatan jiwanya terancam. (Rizal)

BACA JUGA  Kepala BNPT Boy Rafli, Tegaskan Teroris Bukan Ajaran Islam