BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Muhammad Tito Karnavian menghadiri acara Wisuda Purnawirawan Pati Polri 2019 di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/7).

Wisuda Purna Bakti Polri 2019 ini diikuti oleh sekitar 50 anggota Polri dari berbagai jabatan.

Dalam acara tersebut, Kapolri memberikan sambutan dan membagikan suka duka selama menjalani tugas di kepolisian. Kapolri mengatakan bahwa menjadi polisi memang tidak ringan.

“Misi yang kita emban, menegakkan hukum membuat Polri sosok ambivalen. Di satu sisi disukai, dicari, ketika keributan yang dicari polisi. Tapi begitu saat tertentu kita dibenci, ada yang ditangkap, ada yang enggak suka,” ucapnya.

Meski begitu, anggota Polri tetap bertugas sesuai dengan tupoksi. Kebencian yang muncul dari sebagian orang, kata Tito, merupakan bagian dari risiko tugas yang harus dihadapi.

Hal itulah yang telah dialami oleh para purnawirawan. Mereka telah melalui semua rintangan hingga memasuki masa purna tugas, meski tak semua bisa diselesaikan dengan baik.

“Banyak godaan yang lebih berat dari profesi lain. Tapi alhamdulillah, bapak-bapak, ibu-ibu sudah melampaui kehidupan yang panjang,” tutur Kapolri.

“Hari ini bapak-bapak dan ibu-ibu telah selesaikan darma bakti di Polri secara resmi dalam keadaan khusnul khotimah,”ujarnya.(Red)