BERBAGI

JAYAPURA, kabarpolisi.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia bersama Panglima TNI melaksanakan kunjungan kerja di Polda Papua dalam rangka pelaksanaan supervisi dan Anev masalah keamanan di Provinsi Papua khusus masalah Pilkada, Minggu (01/07/18) pukul 11.45 WIT

Sebelum tiba di Polda Papua petinggi Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini melaksanakan kunjungan kerja di Kodam XVII Cenderawasih, Di sela-sela kunjungan di Polda Papua Kapolri juga melakukan pemotongan kue serta peniupan lilin dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72.

Kegiatan diawali dengan pengalungan bunga oleh Polisi Cilik (Pocil) binaan Dit lantas polda papua kepada panglima TNI dan Kapolri selanjutnya dilakukan jabat tangan para pejabat utama Polda Papua.

Dalam kegiatan tersebut Bapak Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. M. Tito Karnavian Ph.D menyampaikan Hari ini adalah hari bersejarah bagi Polri, tanggal 01 Juli 1946 kepolisian Negara republik Indonesia di dirikan dan hari ini tepat 1 Juli 2018 menginjak usia yg ke 72 Tahun.

Hari ini memberikan kebahagian dan terkhasan tersendiri Krn hari ini saya bersama panglima TNI berkunjung dlm rangka untuk melakukan supervisi dan Anev mengenai Maslaah keamanan di Papua khusus masalah Pilkada.

Ini merupakan hal yang tak terencana sebelumnya tapi alhamdulilah dengan hadirnya saya sebagai mantan Kapolda di tempat pernah bertugas, ini memberikan kebahagian tersendiri bagi saya dan juga kebagian kepada seluruh warga dan jajaran Polda Papua.

Kemudian kebahagian kedua tentunya mungkin belum pernah ada dalam sejarah peringatan 1 Juli hari lahirnya Polri, Panglima TNI hadir bersama kita di tempat ini. Suatu yang tidak direncanakan tapi kita yakin Tuhan lah yang memberikan rencana itu, ini adalah suatu kebahagian dan berkat tersendiri bagi jajaran Polri.

“Tanggal 1 Juli jatuhnya pada hari minggu dan jatuhnya di Papua, hari Minggu bagi masyarakat Papua adalah hari sangat penting dimana adalah hari ibadah. Saya nyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan umat kristiani yang mungkin hari ini sedikit terganggu, anggota TNI-Polri yang saat ini belum sempat ibadah, tapi kita yakin dengan 1 Juli jatuh di hari Minggu ditempat di hari Minggu itu merupakan hari yang besar di Papua ini, mudahan2 ini menjadi bertanda bahwa Tuhan yang maha kuasa memberikan berkat dan ridhonya kepada kita semua,” kata Kapolri.

“Pada kesempatan baik ini saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Bhayangkara anggota kepolisian Negara republik Indonesia yang telah bekerja keras dimanapun berada termasuk di Papua dan juga terimakasi kepada jajaran ibu bhayangkari karena suami yang berhasil disampingnya ada istri yang menunggunya,” Kapolri menambahkan.

Jenderal bintang empat ini mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih setulusnya kepada bapak Panglima TNI bersama jajaran dengan hubungan baik TNI-Polri, Tito yakin menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia NKRI akan tetap utuh dan menjadi pemain penting dalam percaturan dunia.

Selanjutnya Kapolri mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan polri, serta kedepannya Kapolri berharap kerjasama ini akan terus menguat dan meningkat dalam rangka menjaga NKRI dan sekaligus kejayaan bangsa dan bernegara semoga Tuhan Yang maha kuasa memberikan yang terbaik bagi kita semua.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Hadi Tjahyanto, S.I.P., dalam arahannya menyampaikan Hari ini saya sangat terhormat, bangga dan terharu karena mungkin baru dalam sejarah dan bahkan dicatat oleh sejarah saya hadir di ujung negeri paling timur untuk memperingati hari ulang tahun ke 72 Polisi Republik Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat karena Polri telah menunjukan profesional, semakin modern dan terpercaya, hal itu terbukti adalah hasil survei bahwa persepsi publik terhadap kepolisian negara republik Indonesia (Polri) terus meningkat dan tentunya sinergitas dengan TNI juga semakin baik,” imbuh Panglima TNI.

Dia berpesan untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri. Sebab TNI-Polri adalah institusi yang besar di negeri ini apabila TNI-Polri sinergi maka dapat di jamin NKRI tetap utuh. Oleh sebab itu soliditas TNI-Polri adalah harga mati dan Oleh sebab itu menjaga NKRI adalah harga mati. (ARY OKTA M)

Sumber : suarabhayangkara.com