BERBAGI

Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian dikukuhkan menjadi guru besar PTIK, Kamis (26/10/2017). (ist)

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian mengukuhkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Acara pengukuhan itu Rabu, 11 September 2019, di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan. “Pada hari ini dalam sidang senat terbuka STIK mengukuhkan Profesor Yasonna Hamonangan Laoly S.H., M.Sc., Ph.D sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi,” ujar Tito sambil mengetuk palu sebanyak tiga kali.

Setelah itu, Tito turun dari panggung dan mengkukuhkan Yasonna dengan tradisi tradisi pedang pora. Yasonna pun dikelilingi oleh pasukan yang menaunginya dengan pedang.

Pesan Kapolri kepada Yasonna, agar ke depan, sebagai seorang menteri, dapat membuat kebijakan dengan landasaran teori dan ilmu yang telah dipelajari. “Semoga bermanfaat bagi bangsa dan negara dan pengetahuan menyeluruh, pada kepolisian pada khususnya,” kata Tito.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun turut mengomentari pengukuhan Yasonna. “Selamat kepada Bapak Profesor Yasonna Laoly atas pengukuhannya. Hari ini kita dapat banyak pengetahuan tentang pengalaman siber,” kata dia.

Tampak hadir Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. (Doha)