BERBAGI

JAYAPURA, kabarpolisi.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Muhammad Tito Karnavian mengungkap tiga biang utama dibalik kerusuhan yang terjadi didalam dan luar Papua.

Kapolri menyebut Benny Wenda, The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai kelompok yang merancang terjadinya demonstrasi di berbagai daerah.

Hal ini disampaikan Jenderal Tito kepada media di Jayapura, Kamis (05/09/2019).

“Apa yang terjadi di Papua didesain oleh kelompok tersebut untuk tujuan tertentu yang ingin membuat kisruh. Direktorat Cyber sudah memantau kelompok-kelompok yang memproduksi berita-berita tentang Papua,” ujarnya

Kapolri menyampaikan bahwa ULMWP dan KNPB bertanggung jawab terhadap semua kejadian kerusuhan dan demonstrasi tersebut, dan juga sebagai penggerak
Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) untuk membuat berbagai kerusuhan.

“ULMWP dan KNPB bertanggung jawab terhadap berbagai aksi yang terjadi, kelompok-kelompok itu berupaya melalui negara-negara tertentu, melempar isu tentang rusuh di Papua. Nama-namanya sudah ada dan Penegakan hukum akan dilakukan,” tegasnya.

Kapolri juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dimainkan oleh kelompok-kelompok yang ingin membuat kerusuhan.

“Masyarakat jangan mudah percaya dengan isu-isu yang sengaja diembuskan kelompok tertentu,” pungkasnya.(Doni)