BERBAGI

Jakarta, Kabarpolisi.com – Menko Polhukam Mahfud MD seolah ingin menyindir para pengkritik yang sebelumnya menolak adanya dewan pengawas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini setelah KPK melakukan OTT terhadap Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah. Mahfud menganggap kalau adanya dewan pengawas tidak membuat KPK menjadi lemah seperti yang banyak orang ragukan selama ini.

“Wah, dulu bnyk yg ragu OTT akan bs dilakukan lg. Berdasar UU baru, pasti OTT ini atas izin Dewas KPK. Berarti Dewas bisa memberi izin dgn cepat dan rahasia,” kata Mahfud dicuitan media sosialnya, (8/1/2020).

Mahfud berharap kekompakan dewan pengawas dan komisioner KPK seperti yang terlihat saat ini terus berlanjut. Dirinya mengaku menunggu gebrakan KPK masuk dikasus besar seperti urusan migas.

“Komisioner dan Dewas KPK kompak. Yg ditunggu lg adl menangani kasus2 besar spt di bidang migas,” katanya.

Diketahui, OTT terhadap Saiful adalah gebrakan baru dan perdana bagi KPK dibawah kepimpinan Firli Bahuri.

Selain soal dewan pengawas, terpilihnya Firli juga sempat diragukan banyak pihak. Indonesia Corruption Watch (ICW) bahkan pernah menyebut kalau KPK diperiode ini adalah yang terburuk, dan tahun kehancuran bagi lembaga ini. (Ceko)

BACA JUGA  Himbauan Kapolda Metro Jaya : Jangan Mudik