Beranda BERITA UTAMA Menko Polhukam : Tak Ada Darurat Sipil

Menko Polhukam : Tak Ada Darurat Sipil

BERBAGI

Ilustrasi korban Covid-19

Jakarta, kabarpolisi.com – Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak menerapkan darurat sipil dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19).

Menurut Mahfud MD Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Keppres Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat sudah mengakomodir semua usulan tentang penanganan Covid-19. Menurutnya, aturan tersebut memberikan keleluasaan pada pemerintah daerah untuk menangani Covid-19 termasuk karantina wilayah. Ia mengklaim tidak ada pertentangan kebijakan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam menghadapi wabah ini.

“Itu sudah mencakup semua ide untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Membatasi gerakan orang dan barang dari satu tempat ke yang lain menggunakan mekanisme itu. Jadi ada yang bersuara karantina, ada yang lockdown sudah tercakup di situ semua,” jelas Mahfud melalui konferensi video, Selasa (31/3).

Mahfud menegaskan pemerintah tidak menerapkan darurat sipil dalam penanganan Covid-19. Kendati demikian, Mahfud menjelaskan ketentuan tentang darurat sipil masih berlaku sampai sekarang yakni diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 23 Tahun 1959.

“Undang-undang itu sudah stand by, tapi hanya diberlakukan nanti kalau diperlukan. Kalau keadaan ini menghendaki darurat sipil, baru diberlakukan. Sekarang, itu tidak untuk menghadapi Covid-19. Kecuali perkembangan keadaan menjadi sangat buruk, baru itu nanti dihidupkan,” tambah Mahfud.

Sebelumnya, pernyataan darurat sipil yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada Senin (30/3) kemarin mendapat penolakan dari koalisi masyarakat sipil dan Komnas HAM.

Gabungan dari organisasi sipil menilai rencana kebijakan darurat sipil sebagai langkah yang salah untuk menangani pandemi Covid-19 yang merupakan masalah kesehatan masyarakat.

Muhammad Rizal Tanur

BACA JUGA  Kecam Rasisme, Joman Dukung Penangkapan Ambrocius Nababan