Beranda BERITA UTAMA Muhammad Farhan Balatif Ditahan Polisi

Muhammad Farhan Balatif Ditahan Polisi

BERBAGI

MEDAN, kabarpolisi.com – Muhammad Farhan Balatif alias Ringgo Abdullah pelaku dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang jadi viral di media sosial, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan langsung ditahan Polrestabes Medan.

Pelaku yang bernama asli Muhammad Farhan Balatif (18) itu dilaporkan oleh Brigadir Ricky Swanda dalam laporan bernomor LP/444/VII/2017/Reskrim tertanggal 16 Juli 2017 di Polrestabes Medan.

Farhan ditangkap di Medan dan langsung ditahan di Mapolrestabes. Polisi masih memeriksa intensif pelajar SMK itu

Menurut informasi, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni 2 unit laptop untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri, 1 buah flashdisk yang berisi gambar Jokowi yang telah diedit, 3 unit handphone, dan 2 unit router.

Farhan dijerat dengan Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 subs Pasal 27 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Posting-an Farhan yang menggunakan nama akun Ringgo Abdullah di Facebook itu jadi viral di media sosial. Dia beberapa kali menghina Jokowi dan Kapolri dengan kata kasar dan umpatan.

Akun Facebook Ringgo Abdillah jadi perbincangan di media sosial karena kerap menghina Presiden Joko Widodo. Merasa ‘kebal’ dan aman, ia sering menantang polisi agar menangkap dirinya.

Nama pada akun tersebut bukanlah nama sesungguhnya. Pemilik akun yakni bernama Muhammad Farhan Balatif (18). Tantangannya ke polisi akhirnya terlaksana.

Melihat kembali pada postingan ‘Ringgo’ di Facebook, beberapa kali dia terlihat menulis status yang ditujukan untuk polisi.

“Nama gue sudah masuk google tapi gue belum masuk penjara,” tulis akun Ringgo.

Dengan berani dan provokatif, ia juga mengejek Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bahkan Presiden Joko Widodo juga tidak luput dari incaran hinaannya.

BACA JUGA  Lima Jenderal Bintang Dua Ini Berpeluang jadi Kepala BNN

“Setiap omongan yang keluar adalah omong kosong. Hei polisi, gue gak takut sama ancaman loe…loe cuma bisa gertak aja…” tulisnya. (Rizal)