Beranda BERITA UTAMA MUI Tegaskan Tanggapan Tentang Pernyataan Amien Rais

MUI Tegaskan Tanggapan Tentang Pernyataan Amien Rais

BERBAGI

Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi

JAKARTA, kabarpolisi.com – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi menydmpdikan tanggapan MUI tentang pernyataan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) beberapa hari yang lalu tentang partai Allah dan partai setan.

MUI menegaskan bahwa pernyataan tersebut memang tercantum dalam kitab suci umat Muslim yaitu Alquran, sebagaimana dimaksud dalam surat Al-Mujadilah ayat 19 sampai 22, yang menjelaskan adanya dua golongan, yaitu golongan Allah dan golongan setan.

MUI pun mengimbau agar semua elite politik untuk bijak dalam dalam mengutip ayat suci Alquran atau ajaran agama lainnya dan menyampaikan pesan kepada masyarakat, agar terhindar dari tuduhan melakukan politisasi atau eksploitasi agama untuk kepentingan politik. 

“Ini juga untuk menghindari timbulnya kesalahpahaman, konflik, dan kegaduhan di masyarakat,” ujarnya.

“Saya berprasangka baik Pak Amien Rais tidak bermaksud mengaitkan ayat tersebut dengan kondisi partai-partai di Indonesia,” terang Zainut.

Dua golongan yang dimaksud yaitu golongan Allah yaitu golongan orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, sedangkan golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul.

Jadi konteks ayat tersebut di atas lebih pada makna tentang akidah, keyakinan, atau keimanan kepada Allah SWT, bukan dalam konteks politik. Jadi tidak tepat jika ada pihak yang mengaitkan ayat tersebut di atas dengan konteks politik kepartaian di Indonesia.

Sebelumnya, Amien Rais menyebut adanya partai Allah dan partai setan dalam tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut Amien, orang-orang yang anti-Tuhan akan otomatis bergabung dalam partai besar, yang disebutnya sebagai partai setan. Sedangkan orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar yang namanya hizbullah, Partai Allah.(***)

BACA JUGA  Kasat Narkoba Polresta Surabaya Terima Pin Emas dari Kapolri