BERBAGI

MALAYSIA, kabarpolisi.com – Masyarakat negeri jiran Malaysia, merasa malu dengan keberhasilan polisi Indonesia menangkap kapal pesiar mewah bernama Equanimity, milik pengusaha Malaysia, Jho Low alias Low Taek Jho di Benoa, Bali, Indonesia, beberapa waktu yang lalu.

Pasalnya kapal tersebut sudah menjadi buronan oleh pemerintahan Malaysia dan FBI sejak 2015 yang lalu karena terkait skandal korupsi 1MDB (1 Malaysia Development Bernard).

Seorang anggota Parlemen Malaysia yang menyinggung soal penangkapan kapal milik Milyarder Malaysia tersebut tersebar lewat sebuah video.

Dalam video itu, terlihat anggota Parlemen tersebut kecewa dan mengungkapkan rasa malu karena keberhasilan Indonesia. Berikut cuplikan video sang anggota Parlemen tersebut:

Kapal Equanimity tersebut masuk lewat perairan Thailand pada November 2017, pada saat penangkapan, pemilik kapal Jho Low tidak berada didalam kapal. Polisi masih menyelidiki keterlibatan orang Indonesia.

Kapal tersebut juga sempat menyeret nama Aktor Hollywood, Leonardo Dicaprio, dalam usaha pencucian uang yang digelapkan dari dana Malaysia, dengan kedok investasi film. Namun Leo mengembalikan semua uang yang diterimanya karena tidak ingin ikut terseret.

Politisi dan warga Malaysia memuji keberhasilan Indonesia. Politisi Malaysia Azmin Ali mengatakan, kegagalan otoritas kepolisian Malaysia sangat kontras dengan keberanian polisi Indonesia.(***)