BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepolisian Polda Metro Jaya, mengabulkan pengajuan penangguhan penahanan terhadap Eggi Sudjana, tersangka kasus dugaan makar, yang sebelumnya ditahan sejak 14 Mei lalu.

Eggi diberikan izin penangguhan penahanan setelah pengajuan yang disampaikan oleh Direktur Hukum dan Advokasi Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad dan pihak keluarga sebagai penjamin.

Penangguhan penahanan tersebut dibenarkan dan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

“Setelah diilihat dan dievaluasi, kemudian pada hari ini, Senin tanggal 24 Juni, pengajuan penangguhan penahanan oleh penjamin Pak Dasco itu dikabulkan oleh penyidik,” kata Argo.

Selanjutnya, Eggi berkewajiban melapor ke Polda Metro Jaya dua kali sepekan yakni pada hari Senin dan Kamis.

“Jadi untuk malam ini, tersangka Eggi Sudjana bisa kembali ke rumah. Nanti akan diantar pengacaranya dan akan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,” ujar Argo.

Sebelumnya, Eggi dilaporkan atas video saat dirinya menyerukan ajakan people power dalam orasi di luar rumah Prabowo di Jakarta Selatan pada 17 April lalu.

Kemudian, Eggi pun ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar berdasarkan proses gelar perkara pada 7 Mei 2019.

Polisi menilai alat bukti telah cukup, seperti enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, beberapa dokumen, petunjuk dan kesesuaian alat bukti.(DH)