Beranda BERITA UTAMA Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu Ekstasi untuk Tahun Baru

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 20 Ribu Ekstasi untuk Tahun Baru

BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Direktorat Resere Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan 20.000 ekstasi asal Jerman ke Indonesia. Rencananya ekstasi itu bakal diedarkan pada malam tahun baru.

“Untuk ekstasi yang berjumlah 20 ribu butir ini, kita tahu bahwa akan ada pengiriman dari Jerman, diperuntukan untuk tahun baru,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 27 Desember 2017.

Menurutnya, pengungkapan bermula saat pihaknya menangkap kurir perempuan, DCS alias C dan rekannya ABL alias AB di halaman parkir Kantor Pos, Jakarta Utara. Dari penangkapan itu penyidik menyita tujuh kotak susu berisi paketan ekstasi berlogo hello kitty.

“Jaringan ini dikendalikan dari dalam salah satu Lembaga Permasyarakatan. “Ini dikendalikan dari dalam LP oleh tersangka A yang merupakan warga negara Malaysia,” beber Nainggolan.

Dia membeberkan pada polisi kedua kurir mengaku diminta A mengambil paket ekstasi itu dari Malaysia untuk diberikan kepada SDN di Indonesia. Setelah mendapat informasi polisi menangkap SDN di Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara.

Di sana polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 1,66 gram, tujuh butir ekstasi, timbangan elektronik dan tiga buku berisi catatan transaksi narkoba.

“SDN ini pimpinan laundry, dia bekerja sebagai petugas laundry, sebagai manager, dia menyimpan barang itu di dispenser,” kata Nainggolan.

Sementara itu, DCS sendiri mengaku sudah lima kali menjadi kurir. Dia mendapat upah Rp10 juta sekali kirim barang haram itu dari Malaysia ke Indonesia. Perintah ia dapat dalam pesan berbasis aplikasi.

Barang haram diselundupkan lewat jalur udara. Agar tidak ketahuan, kurir menyimpannya di dalam pembalut yang diisi ekstasi.

“Kita dapat barang dari sana sudah disuruh pakai seperti pembalut wanita. Kita pakai terus harus pakai baju yang tidak sampai terdeteksi metal detektor yang nggak ada besinya,” ucap DCS terpisah.

BACA JUGA  Wakapolda Sumut: Oknum Polisi Loloskan Pemudik Diancam Sanksi Berat

Donny Magek Piliang