Beranda BERITA UTAMA Polisi Gagalkan Pengiriman Bahan Peledak ke Bali dan Banyuwangi

Polisi Gagalkan Pengiriman Bahan Peledak ke Bali dan Banyuwangi

BERBAGI

Gambar Ilustrasi Bahan Peledak

BANYUWANGI, kabarpolisi.com – Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Banyuwangi mengungkap keberhasilan penangkapan pelaku pengiriman ratusan detonator yang akan dibawa ke Pulau Bali dan Banyuwangi di kawasan hutan Baluran, jalan raya Situbondo-Banyuwangi, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo pada 8 Februari 2019 yang lalu

Bahan peledak yang berupa 100 detonator siap ledak beserta 5 sak potasium klorat atau serbuk bahan peledak dengan total berat 25 kilogram tersebut dibawa dengan mobil Toyota Fortuner warna putih bernopol N-1892-RQ yang dikendarai Ahmad Fauzi (42), warga Kampung Kenanga, RT 02 RW 04 Kelurahan Kayuputih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.

Penangkapan ini disampaikan oleh Kasat Polairud Polres Banyuwangi AKP Subandi pada Kamis (14/11/2019).

“Saat menggeledah, kami mengamankan sejumlah barang bukti di dalam mobil yang dikemudikan pelaku, yakni 100 batang detonator siap ledak yang disimpan di dashboard mobil dan 5 sak potasium klorat seberat 25 kilogram di bagasi belakang,” ujar Subandi

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat tentang akan adanya pengiriman bahan peledak ke wilayah Banyuwangi dan Pulau Bali. Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan lokasi mobil yang dikemudikan tersangka.

Subandi menjelaskan polisi pun membuntuti dan sengaja dilakukan penangkapan di area hutan Baluran guna mengantisipasi apabila detonator tersebut meledak, sehingga jauh dari permukiman penduduk.

“Di wilayah hutan lebih aman jika diserap dibandingkan di dekat permukiman penduduk,” tandas Subandi.

Sementara itu, Kapolres Banyuwangi Taufik Herdiansyah Zeinardi membenarkan pengungkapan kasus ini. Kasus ini diungkap pada bulan Februari 2019 lalu. Pengungkapan ini dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan beberapa pihak di wilayah Banyuwangi.

“Itu tertangkap 8 Februari 2019 lalu jam 16.30 wib di jalan Raya Situbondo – Banyuwangi Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo,” ujar Taufik.

BACA JUGA  Calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo Temui Sejumlah Mantan Kapolri

Taufik menambahkan penanganan kasus ini langsung ditangani oleh Bareskrim. Bahkan, pelaku sudah di vonis bersalah di Situbondo.

“Untuk saat ini tidak ada penangkapan. Dan semuanya sudah ditangani dengan baik. Kita mohon masyarakat tidak perlu resah dengan adanya pengungkapan ini,” tandas Taufik. (Red)