BERBAGI

Jakarta, kabarpolisi.com Jabatan Kapolri telah diserahterimakan dari Jenderal Polisi(purn) Polisi Tito Karnavian ke Jenderal Polisi Idham Azis di Mako Brimob, Rabu 6 November 2019.

Acara serah terima jabatan dilaksanakan dengan upacara yang dimeriahkan olehsuguhan Drumband Polwan Esti Bakti Warapsari.

Sosok Tito dan Idham merupakan dua jenderal polisi yang dikenal sangat dekat. Saking dekatnya, Idham tak ragu memanggil Tito dengan sapaan ‘Pak Haji’, bahkan di forum resmi seperti sertijab.

“Kami menghadap Bapak Kapolri waktu itu, beliau ajak saya salat Zuhur terus berangkat suruh perintahkan menghadap istana. Saya berangkat ke istana. Setelah dari istana saya melaporkan ke Kapolri, Pak Haji saya diperintah Bapak Presiden untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, karena Bapak Haji akan masuk, akan masuk ke rangkaian kabinet,” kata Idham dalam sambutannya di Mako Brimob Polri, Depok, Rabu (6/11).

Jenderal Tito dan Idham dikenal dekat karena sama-sama bertugas di jajaran Densus 88 Antiteror. Kini, Idham melanjutkan tugas Tito memimpin korps Bhayangkara.

“Upacara tradisi ini merupakan simbol beralihnya estafet kepemimpinan prosesi yang sudah berjalan sejak penunjukan Bapak Presiden memerintahkan kepada kami,” tutur Idham.

Tugas estafet Kapolri ini kemudian dilanjutkan Idham Azis hingga 14 bulan mendatang, atau lebih tepatnya di Desember 2020.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab dan saya akan mewakafkan diri saya selama 14 bulan ke depan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri,” kata Idham (DP)