BERBAGI

CR7 melepas tendangan salto kaki kanan menyambut umpan silang Dani Carvajal. (Foto Reuters)

TURIN, kabarpolisi.com – Status megabintang Real Madrid ; Cristiano Ronaldo di lapangan hijau mendapat legitimasi di kandang Juventus, Stadion Allianz. CR7 mendapatkan standing ovation dari fans Juventus saat membobol gawang Gianluigi Buffon untuk kali kedua pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (4/4) dini hari WIB.

Gol kedua Ronaldo sungguh berkelas. CR7 melepas tendangan salto kaki kanan menyambut umpan silang Dani Carvajal dari sisi kanan.

Tendangan Ronaldo membuat Buffon tak bereaksi. Sontak mayoritas pendukung Nyonya Tua berdiri sambil bertepuk tangan. Sebagian lainnya ikut bertepuk tangan meskipun tetap duduk.

Ronaldo tampak tersentuh oleh adegan ini. Ia memberikan gestur memohon maaf kepada fan Juve dan kemudian mengacungkan jempolnya.

Ini bukan kali pertama fan Juventus memberikan standing ovation pada pemain lawan di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, penghormatan serupa diberikan kepada kapten Barcelona, Andres Iniesta pada 23 November 2017 saat Juventus menahan imbang tamunya tanpa gol.

Iniesta digantikan oleh Jordi Alba pada menit ke-82. Saat melangkah keluar lapangan, pendukung Juventus berdiri dan bertepuk tangan.

Milik Ronaldo

Pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions mempertemukan Juventus melawan Real Madrid. Pertandingan ini dilangsungkan di Allianz Stadium pada hari Rabu (04/04).

Pertandingan ini sepenuhnya menjadi milik Cristiano Ronaldo. Bintang asal Portugal itu mampu mencetak dua gol dan satu assist bagi Marcelo dalam laga ini. Real Madrid pun bisa membantai Juve dengan skor 3-0 di Turin.

Tak butuh waktu lama bagi Ronaldo untuk menunjukkan ketajamannya. Laga baru berjalan empat menit, Ronaldo sudah bisa membobol gawang Buffon.

Lini pertahanan Juve kehilangan konsentrasi dan membuat isco bisa bebas menguasai bola di sisi kiri. Ia lalu menusuk ke kotak penalti sebelum melepas umpan tarik yang diselesaikan dengan sempurna oleh Ronaldo.

Juventus tersentak dengan gol cepat Madrid itu. Permainan Juve menjadi lebih terfokus setelah tertinggal. Umpan-umpan mereka menjadi lebih presisi dan setiap serangan bisa mencapai kotak penalti Madrid meski tidak menciptakan bahaya besar.

Madrid juga tak berhenti menebar bahaya. Serangan-serangan direct Madrid bisa melewati lini tengah Juve. Mereka juga kerap mengancam lewat tembakan jarak jauh, salah satunya melalui tembakan keras Toni Kroos yang hanya menghajar mistar. Babak pertama ditutup dengan skor 0-1.

Juve masih berusaha bermain agresif pada babak kedua, tapi hilangnya konsentrasi kembali menjadi masalah utama pertahanan tuan rumah. Puncaknya terjadi pada menit ke-64, saat kesalahan komunikasi antara Buffon dengan Chiellini membuat Madrid bisa mencetak gol kedua.

Ronaldo mendapatkan bola lepas akibat kesalahan koordinasi Juve, tapi tembakan susulan Madrid bisa ditepis Buffon. Bola lalu jatuh ke kaki Carvajal di sisi kanan yang mengirim umpan silang yang diselesaikan dengan bicycle kick indah Ronaldo.

Dua menit berselang, Dybala diusir wasit lantaran mengumpulkan dua kartu kuning. Dybala dikartu karena mengangkat kaki terlalu tinggi yang kemudian menghajar dada Carvajal. Juve harus bermain dengan sepuluh pemain.

Marcelo menutup kemenangan Madrid dengan gol yang tercipta lewat kerjasama indah. Marcelo awalnya melakukan kerjasama satu dua-dengan Isco yang kemudian ia ulangi lagi dengan Ronaldo. Marcelo bisa melewati pertahanan Juve, termasuk Buffon dan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong.

Laga diakhiri dengan skor 0-3. Kedua tim masih akan menjalani pertandingan leg kedua di Santiago Bernabeu pekan depan.

Susunan pemain Juventus: Gianluigi Buffon; mattia De Sciglio, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, Alex Sandro; Sami Khedira, Kwadwo Asamoah, Rodrigo Bentancur; Paulo Dybala, Douglas Costa, Gonzalo Higuain.

Susunan pemain Real Madrid: Keylor Navas; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Marcelo; Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric; Isco, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema.

Mohammad Devara Pratama