Beranda BERITA UTAMA Sudah Dipetakan Polda, Tokoh Penyulut Konflik Pilkada Papua 2018

Sudah Dipetakan Polda, Tokoh Penyulut Konflik Pilkada Papua 2018

BERBAGI

Boy Rafli Amar

SEMARANG, kabarpolisi.com – Polda Papua sudah memetakan wilayah dan tokoh-tokoh yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua 2018. Pilkada Papua 2018 akan diselenggarakan pada 27 Juni di tujuh kabupaten atau kota.

Selain pemilihan gubernur, terdapat tujuh kabupaten yang akan menggelar pilkada, yakni Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Membramo Tengah.

“Selain wilayah, ada juga pemetaan terhadap tokoh-tokoh tertentu,” kata Kapolda Papua Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar saat memberikan keterangan pers di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10).

Boy Rafli Amar belum bersedia menyebut sosok-sosok penyulut konflik yang masuk dalam pantauan polisi. Namun pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dengan mengedepankan komunikasi dan dialog bersama sejumlah tokoh masyarakat, adat, agama, dan partai politik.

Menurut mantan Kadiv Humas Polri ini, cara itu dapat meminimalisir mobilisasi massa dalam setiap tahapan pilkada meski pihaknya menegaskan tetap mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang memantik konflik. “Agar tidak ada yang mengeksploitasi pengerahan massa yang bersifat anarkis,” ucap dia.

Netral

Kapolda Papua memastikan jajarannya akan bersikap netral dalam Pilkada Papua 2018, walaupun salah satu calon gubernur yang bertarung nantinya merupakan mantan anggota Polri. Kepolisian akan memposisikan semua pasangan calon kepala daerah dalam kedudukan yang sama.

Jenderal bintang dua ini memastikan pihaknya tidak akan memperlakukan calon yang berstatus sebagai mantan anggota Polri secara khusus. Menurutnya, semua pasangan calon harus mendapatkan keamanan yang sama.

“Jadi, siapapun mereka, apapun latar belakangnya, dia adalah pasangan calon yang harus diperlakukan sama,” ujarnya.

BACA JUGA  34 Motor Diangkut, Kapolda Metro Jaya Langsung Pimpin Operasi Keselamatan Jaya 2021

Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw yang kini Kapolda Sumatera Utara disebut akan maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Papua 2018. Sosok yang kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara itu dikabarkan akan diusung oleh Partai Golkar.

Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, alumnus Akademi Kepolisian Tahun 1987 mengklaim bahwa sejumlah pihak mengharapkannya maju di Pilkada Papua 2018.

“Harapan (mencalonkan) sudah banyak,” kata Paulus usai dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri di Ruang Rapat Utama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/4). (Rizal)