Beranda DAERAH Ada Apa dengan Bea Cukai Maumere?

Ada Apa dengan Bea Cukai Maumere?

BERBAGI

SIKKA, kabarpolisi.com – Kabupaten Sikka menjadi pintu masuk kapal -kapal yang membawa barang-barang tanpa ijin atau ilegal. Buktinya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe pratama Maumere melalui kapal patrolinya berhasil menangkap sebuah kapal kayu yang diduga menyelundupkan 1.167 karung pakaian bekas atau yang dikenal dengan rombengan., Jumad (27/10/17) .

Penangkapan Kapal pengangkut pakaian bekas yang berasal dari Negara Timor Leste itu terkesan ditutup-tutupi. Pasalnya, Petugas Patroli dari Bea dan Cukai melarang awak media untuk mengambil gambar kapal yang telah berlabuh di Dermaga Empat Pelabuhan Loren Say.

Selanjutnya, beberapa awak media langsung menuju ke Kantor Bea dan Cukai yang berada di Pelabuhan Laut, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Sesampainya, Senin(30/10/17) di Kantor tersebut, petugas dari Bea dan Cukai mempersilahkan awak media untuk mengisi buku tamu. Selesai mengisi buku tamu, Para awak media berhasil bertemu Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pratama Maumere, Tommy Hutomo

Pada saat dikonfirmasi para awak media, Tommy Hutomo membenarkan penangkapan kapal tersebut. Penangkapan kapal itu di perairan Flores oleh bantuan kapal Patroli Bagian Sarana dan Prasarana Bea dan Cukai Jakarta.

” Kami lagi proses pak, kita berharap babak mereka sebagai wartawan bisa mendukung kami dalam mengembangkan proses penangkapan ini. Jadi kalau kita berikan keterangan lebih lanjut belum bisa karena kita masih kembangkan” Terangnya

Tommy Hutomo mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan keterangan dan beralasan masih dalam proses penyelidikan.

Ketika ditanya media terkait barang bukti dan pelaku , Tommy enggan menjelaskan barang bukti dan jumlah pelaku yang ditangkap.

Selanjutnya ditanya awak media dalam kapal tersebut mengangkut pakaian, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pratama Maumere, Tommy Hutomo balik bertanya seolah-olah wartawan lebih tahu bahkan dirinya tidak juga memberikan keterangan selanjutnya.

” Kalau itu mohon maaf pak, nanti kalau sudah jelas nanti kita berikan keterangan” Tandasnya Tomi pergi meninggalkan awak media.

Berdasarkan hasil invetigasi, kabarpolisi.com, Senin (30/10/17), Kapal pengangkut pakaian bekas yang seludupkan barang dari negara Timor Leste tersebut telah disegel oleh pihak Bea Cukai Maumere dengan nomor : 02 /WBC 13/KPP.MP.0702/2017 dan ditandatangani oleh petugas Reinold Sahara.

Terkait barang bukti berupa pakaian bekas tersebut, disimpan disalah satu gudang yang berada di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Di depan Pintu gudang tersebut dipasang stiker yang bertulis disegel oleh Direktorat Jendral Bea dan Cukai dengan nomor WBC 13/KPP. MP 0702/2017 dengan Petugas, Reinold Sahara

Gabriel Langga