BERBAGI

GAMBAR ILUSTRASI

Jakarta, Kabarpolisi.com ‐ 12 calon Perwira di Polda Maluku dikabarkan positif Corona setelah dilakukan Rapid Test, kini mereka sedang mengikuti tes lanjut berupa swab Corona dan sampelnya dikirim ke Kemenkes.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat menyatakan bahwa ada 12 calon perwira Polri di Polda Maluku positif virus corona(Covid-19) berdasarkan hasil rapid test.  

Mereka merupakan bagian dari 300 calon perwira yang dinyatakan positif usai mengikuti Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) di Sukabumi, Jawa Barat.

“Jadi belum bisa memastikan semua siswa calon polri yang sedang karantina di sekolah polisi negara (SPN) Passo [Kota Ambon] itu positif versi tes cepat,” ujar Ohoirat, melalui pernyataan resmi, Rabu (8/4) seperti dikutip CNNIndonesia.com

Ia mengatakan saat ini kedua belas calon perwira polri tersebut akan menjalani tes lanjutan dalam bentuk tes swab corona atau Polymerase Chain Reaction (PCR). Sampel pemeriksaan selanjutnya dikirim ke Kementerian Kesehatan.

“Ada 16 siswa calon perwira yang dikarantina, sepulang dari Sukabumi, dan kondisi kesehatan mereka terbilang baik dan sehat dan tak ada keluhan apapun,” kata Ohoirat

Ohoirat menjelaskan setelah mengikuti karantina selama sembilan hari di sekolah polisi negara (SPN), dokter menyatakan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan sehat dan bugar.

Sejak Selasa (7/4) sampel tes swab sekitar enam belas calon perwira polisi di Polda Maluku mereka sudah di kirim ke Balibangkes untuk memastikan positif atau negatif. 

“Kami tetap bersabar mudah-mudahan negatif, meskipun tes cepat positif,”ungkapnya.

Tim kesehatan Maluku dan bidang dokter kesehatan Polda Maluku melakukan tes cepat untuk enam belas calon perwira yang dikarantina. Setelah dilakukan rapid test, empat calon polri dinyatakan negatif dan sebanyak 12 dinyatakan positif virus corona. 

BACA JUGA  Polres Tomohon Kerahkan Personil Tekan Kriminalitas

Sebelumnya, 16 siswa calon perwira Polri Polda Maluku mengikuti masa pendidikan Setukpa Lemdikpol di Sukabumi, Jawa Barat. Mereka tergabung dengan 1.550 siswa.

Rapid test dilakukan kepada 1.550 siswa itu setelah ada seorang siswa yang mengeluh sakit demam berdarah dengue (DBD). Hasil rapid test menunjukkan sebanyak 300 siswa positif Covid-19.

(awe)