BERBAGI

Himawan Bayu Aji

SIDOARJO, kabarpolisi.com – Mengantisipasi rencana unjuk rasa besar-besaran buruh di PT Unilever Indonesia, Rungkut dan Ke Pemprov Jawa Timur pada 30 dan 31 Oktober 2017, Kapolresta Sidoarjo Kombes Polisi Himawan Bayu Aji mengumpulkan 26 serikat buruh di rumah makan Taman Pinang Sidoarjo, Jumat kemarin.

Kapolresta duduk satu meja dengan pimpinan serikat buruh berkordinasi mencarikan jalan keluar berkaitan dengan UMP, UMK dan UMSK tahun 2018.

“Meskipun ini bukan Ranah Polri namun Polri punya kepentingan menjaga kamtibmas tetap kondusifitas,” kata Kapolresta Sidoarjo kepada kabarpolisi.com tadi siang via telepon.

Menurut perwira menengah yang dekat dengan kalangan ulama di Sidoarjo ini Polri mencoba menjembatani dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam unjuk rasa nanti. “Tugas pokok kami menjaga kondusifitas kamtibmas,” katanya.

Dalam silaturahmi tersebut, Kapolresta lebih banyak mendengar masukan dari buruh. Namun, Kapolresta mengingatkan agar unjuk rasa berlangsung damai dan tidak menganggu kepentingan masyarakat umum. “Jangan sampai anarkis. Hati-hati dengan provokasi,” Himawan mengingatkan.

Polresta sudah menyiapkan personilnya untuk mengawal dan mengamankan peserta unjuk rasa mulai berangkat maupun pulangnya sampai di tempat tujuan. Dan buruh diminta mentaati peraturan lalu lintas.

Dalam silaturahmi Kapolresta Sidoarjo dengan 26 serikat buruh ini, terlihat hadir Kadisnakertrans Provinsi Jatim Sdr. Setiajit, Pengawas Ketenagakerjaan Prov. Jatim wilayah Sidoarjo Tri Widodo, Kadisnaker Sidoarjo M.Husni Thamrin, Sekretaris Dewan Pengupahan Kab.Sidoarjo Anwar Khoifin. Ketua DPC KEP SPSI Soekarji, PJU Polresta Sidoarjo dan Perwakilan SP/SB yang tergabung dalam PPBS serta Edy Kuncoro serikat pekerja yang lain.

Pertemuan Kapolresta Sidoarjo dengan serikat buruh berlangsung akrab. Penuh kekeluargaan.

Hasan Azhari