BERBAGI

TANJUNGBALAI, kabarpolisi.com – Seluruh ASN di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana secara mendadak dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungbalai, Sumut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di AULA Dinas tersebut, Rabu (14/8/2019).

Kegiatan ini dipimpin oleh Hamzah selaku Kasi P2M BNNK Tanjungbalai dan sebanyak 18 Peserta yang terdiri dari para Kepala Dinas, Para Pejabat serta ASN Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungbalai yang melaksanakan test urine tersebut.

Kepala Kantor BNNK Tanjungbalai AKBP Edi Mashuri Nasution secara terpisah kepada Hetanews mengatakan, seyogyanya jumlah peserta ada 18 namun yg ikut hadir hanya 15 orang dikarenakan 1 orang peserta tidak menghadiri kegiatan tersebut dikarenakan sedang melaksanakan perjalanan dinas dan sekembalinya dari dinas peserta tersebut nantinya akan melaksanakan kegiatan Test Urine secara terpisah di Kantor BNNK Tanjungbalai.

Sementara 2 orang peserta tidak mengikuti kegiatan tersebut dikarenakan telah melaksanakan kegiatan Test Urine pada saat menjadi penggiat anti narkoba pada instansi pemerintah yang dilaksanakan BNNK Tanjungbalai.

” Dari 15 peserta yang telah mengikuti kegiatan Test Urine tersebut Hasilnya adalah 15 peserta tersebut dinyatakan Negatif (-) atau dengan kata lain semuanya tidak ada yang terindikasi mengkonsumsi narkoba “, sebut Edi Mashuri Nasution.

Kepala BNNK Tanjungbalai ini menuturkan dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, ucapnya.

Disamping itu juga pelaksanaan kegiatan ini dapat menjadi bentuk komitmen Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungbalai dalam dukungan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba dan Pelaksanaan Inpres Nomor 06 Tahun 2018 Tentang P4GN.

Hal ini juga sesuai dengan Surat Edaran Walikota Tanjungbalai no 050 / 6416 tertanggal 4 Maret 2019 yang ditujukan kepada OPD di lingkungan Pemko Tanjungbalai untuk melaksanakan Test Urine kepada ASN nya dalam program P4GN.

Sementara menurut Kepala BNNK Tanjungbalai ini, Surat Edaran Walikota dan Test Urine ini merupakan upaya Pemerintah Kota Tanjung balai sebagai bentuk dukungan pelaksanaan Prorgram P4GN serta pelaksanaan Inpres Nomor 06 Tahun 2018 pada instansi pemerintah.

Sangat disesalkan walaupun surat edaran tersebut telah terbit sejak 5 bulan lebih, namun hanya Dinas pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana adalah Dinas yang pertama dalam lingkup OPD ASN yang melaksanakan test urine, sementara Dinas lain belum lagi melaksanakan dan mematuhi Surat Edaran wali kota ini.

Sepertinya para Kepala – Kepala Dinas lain yang ada di Pemko Tanjungbalai ini belum respon dengan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan ASN nya, semestinya para kepala Dinas ini secepatnya melaksanakan Test Urine dikarenakan belakangan ini sudah berapa orang ASN yang telah diringkus oleh Petugas karena terlibat dengan Penyalahgunaan Narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar.(Auda)