BERBAGI

Kotawaringin Timur, suarabhayangkara.com – Petugas Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil mengamankan 200,9 gram sabu-sabu dari dua orang kurir, salah satunya sebagai residivis.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Sik, melalui Kasatresnarkoba, Iptu H. Arasi, Sh mengatakan, kedua orang tersangka ini berinisial RD (33) dan S (51) ditangkap di sebuah barak Jalan Kenan Sandan Kecamatan Baamang Sampit Kabupaten Kotim, Kalteng, Rabu (16/1/2019) Pukul 18.30 WIB.

“Kedua orang tersangka ini kita amankan pada sebuah barak milik S. Ia juga merupakan seorang residivis,” ungkap Kasatresnarkoba.

Kasus ini berawal ketika anggota Satresnarkoba hendak melakukan penyelidikan ke tempat tinggal S pada sebuah barak, tenyata petugas melihat RD keluar dari barak.

“Saudari RD sempat membuang sesuatu bungkusan yang ia bawa dan petugas berhasil menemukannya 1 bungkus plastik yang berisi serbuk kristal bening diduga sabu seberat 0,90 gram, 1 unit sepeda motor dan 1 buah handphone,” jelasnya.

Tidak hanya itu, anggota melanjutkan penggeledahan ke dalam jok sepeda motor tersangka RD Ditemukan 2 paket bungkus plastik yang berisi serbuk kristal bening.

“Sementara tersangka S kita menemukan barang bukti 2 bungkus plastik diduga narkotika jenis sabu seberat 200 gram yang disimpan dalam kotak warna hitam yang bertuliskan Oriflame, 1 buah handphone dan uang tunai diduga hasil penjualan sebesar Rp 13 juta rupiah,” tambahnya.

Kini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Kotim guna penyidikan lebih lanjut. Kedua tersangka dikenakan pasal yang sama dan ayat yang berbeda.

“Kepada tersangka RD dikenakan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sementara S dikenakan pasal yang sama ayat yang berbeda yakni ayat (2),” demikian Arasi.

(Masroby/Parlin)