BERBAGI

FADLY AMRAN

Padang Panjang, Kabarpolisi.com – Hasil swab kelompok 89 dari tracking pasien Covid -19 dr Mawardi dan istri, Aguslirna, yang didalamnya termasuk Wako Fadly Amran dan Sekda Sonny BP keseluruhannya negatif, dengan demikian kedua pimpinan tertinggi di Kota Serambi Mekkah ini bisa berkantor kembali Senin (29/6) besok.


SONNY BP

Jurubicara Gugus Pengendalian COVID -19 kota Padang Panjang Drs Ampera Salim, SH, MSI menjelaskan kabar mengenai telah keluarnya hasil tes sweb yang melibatkan Wako Fadly Amran dan Sekda sonny BP serta 87 nama lain ini kepada awak media, Ahad (28/6).

“Alhamduliah, kami bersyukur, hasil tes swab yang melibatkan pak Wako Fadly Amran dan Sekdako Sonny BP bersama 87 nama lannya sudah keluar, hasilnya semua negatif,” kata Ampera Salim.

Dengan status tes swab negatif tersebut, kata Ampera, maka secara otomatis Walikota Fadly Amran sudah bisa masuk kantor kembali. Sejak melakukan tes swab, Fadly Amran, melakukan isolasi mandiri di rumah dinas Walikota di Guguak Malintang tetapi tetap menerima kunjungan staf dan melakukan rapat dengan memberlakukan prokol kesehatan ketat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sampai Jumat (26/6) hasil tracking dari pasien positif COVID -19 dr Mawardi dan istri, sudah mencapai 243 sample dan dua diantaranya RN dan RS, yang merupakan asisten dr Mawardi sudah dinyatakan positif Covid -19.

Sejak dilakukan tracking kluster dr Mawardi dan istri, jelas Kadis DKK ini, pihaknya sudah tiga tahap mengirim sampel tes swab. Tahap pertama sebanyak 86, tahap kedua 68 dan terakhir sebanyak 89 sampel.

Dari hasil sampel tahap pertama,  kata Nuryanwar, telah keluar hasilnya yakni dua orang asisten dr Mawardi yakni RN dan RS dinyatakan positif Covid -19.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara ke 74 di Polres Pasbar, 8 Purna Bhakti Dilepas

Keduanya, tambah pak Ujang – panggilan Nuryanwar, sudah menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing masing.

Ditambahkan, DKK kota Padang Panjang masih memperluas tracking kluster dr Mawardi dan istrinya. Seperti disebutkan Nuryanwar sebelumnya bahwa tracing dr Mawardi diperkirakan mencapai ribuan orang.

Sebab selain seorang mantan pejabat, Mawardi juga seorang dokter umum yang banyak memiliki pasien di Padang Panjang dan Batipuah X Koto Tanah Datar. Mawardi juga punya kebiasaan menepuk bahu dan punggung pasien.

Mawardi juga pehobi bulutangkis yang rutin bermain di hall Bancahlaweh setiap Selasa dan Sabtu.

Saat sebelum diumumkan positif Covid -19 dr Mawardi, Jumat (18/6) juga menjadi dokter kitanan masal di rumahnya sekaligus tempat praktek dokternya.

Mawardi juga pehobi domino rutin di sebuah kedai di tempat tinggalnya di kawasan Barin Guguak Malintang Padang Panjang.

Atas fakta tersebut, sangat wajar kata Nuryanwar hasil tracking dr Mawardi bisa mencapai ribuan orang. Namun dia berharap dari tiga tahap sampel tes swab yang dikirim ke Lab Unand Padang tidak akan ada yang terpapar positif Covid -19.

Tetapi dengan keluarnya hasil tes swab tahap ketiga ini dimana semuanya negatif, maka untuk sementara tambahan pasien positif di Padang Panjang menjadi empat oran yakni dr Mawardi dan istri serta dua asistennya RN dan RS.

(awe)