BERBAGI

KALBAR, kabarpolisi.com – Mapolda Kalimantan Barat, menggelar press release hasil “Operasi Panah Kapuas” yang dilakukan Ditreskrimum dan jajaran Polres Kalimantan Barat, Jumat (09/02/2018)

Operasi ini membuahkan hasil yang sangat fantastis, pasalnya Polda Kalbar berhasil mengamankan 258 orang tersangka, dari 228 laporan masyarakat, yang terdiri dari 151 curat, 25 kasus curas dan 52 kasus cubis hanya dalam rentang waktu kurang dari sebulan.

Kapolda Kalbar, Irjen Polisi Didi Haryono, mengatakan, “Operasi Panah Kapuas” ini berlangsung sejak 22 Januari hingga 7 Februari 2018, sehubungan dengan sasaran pelaku pencurian.

“Operasi Panah Kapuas menargetkan pengungkapan pelaku kejahatan curat, curas dan curanmor dari hulu hingga ke hilir yaitu penadah, penampung dan pengguna hasil kejahatan tersebut,” katanya.

Hal ini lantaran jasus pencurian, kata dia, berada di peringkat pertama di data, terutama pencurian dengan pemberatan dan kekerasan dan merupakan jenis kejahatan konvensional yang sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan masnyarakat

“Pengungkapan yang dilaksanakan juga telah berhasil memutus beberapa jaringan pencurian di wilayah Kalbar, dan diketahui bahwa jaringan ini pernah melakukan pencurian di beberapa TKP (Tempat Kejadian Perkara),” imbuh Didi.

Didi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan kepolisian apabila memerlukan pengamanan khusus

“Korban tindak kejahatan sebagian besar merupakan perempuan atau ibu-ibu. Makanya kita imbau untuk lebih waspada. Kejahatan bukan hanya karena niat pelaku, tetapi karena ada kesempatan,” pungkas Didi mengakhiri.(Doni)