Beranda DAERAH Kapolres Tomohon: Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Kapolres Tomohon: Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

BERBAGI

TOMOHON – Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal menghitung hari. Kendati pesta demokrasi kali ini diperhadapkan dengan beragam persoalan, diantaranya, pandemi Covid- 19.

Meski demikian, harapan semua masyarakat untuk menentukan pemimpin daerahnya hingga lima tahun kedepan, dapat berjalan aman, damai, demokratis dan sehat.

Sejalan dengan itu, Polri, khususnya Polda maupun Polres jajaran, tak henti melakukan berbagai langkah dalam rangka suksesnya serta kelancaran pengamanan Pilkada Serentak 2020.

Seperti diutarakan Kapolres Tomohon, AKBP Bambang A Gatot, S.I.K, M.H di sela-sela kegiatan di KPU Tomohon, Minggu (22/11/2020). Ia menandaskan, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), demi suksesnya pemilihan kepala daerah di Kota Tomohon.

Lebih lanjut Bambang menguraikan, pesta demokrasi lima tahun sekali tersebut, jangan dikotori dan dilukai dengan kekerasan fisik yang akan membawa kerugian, serta penderitaan bagi masyarakat Kota Tomohon.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto). Jadi, kami tidak akan mentolerir apabila ada pihak-pihak yang sengaja ingin Kota Tomohon tidak aman, apalagi rusuh,” tegasnya.

“Mari kita semua sama-sama menjaga sutuasi Kamtibmas yang kondusif di kota Tomohon yang kita cintai. Kita boleh berbeda pilihan, tapi kita satu dalam persaudaraan demi kemajuan Kota Tomohon yang kita cintai,” himbau Kapolres.

Pihaknya juga menyatakan, tetap menjunjung tinggi netralitas dan sangat mencintai masyarakat Kota Tomohon.

“Saya menegaskan bahwa, kami jajaran Polres Tomohon, tidak memiliki kepentingan pribadi dalam pelaksanaan pilkada khususnya di Kota Tomohon, yang sedang berlangsung saat ini, bahkan pimpinan Polri dalam hal ini Pak Kapolri, sudah menginstruksikan kepada jajaran Polri, harus dan wajib bersikap netral, dalam pelaksanaan pilkada tahun 2020, jika ada yang kedapatan tidak netral, maka resiko di tanggung oleh personil itu sendiri, dan akan di proses sesuai dengan aturan yang ada”, ungkapnya.

BACA JUGA  Bahar, Anak Buah H Permata, Meninggal di Jambi

“Dalam situasi saat ini, mari kita semua mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid – 19, dengan menjaga jarak, memakai masker, hindari kerumunan dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir”, pungkas, AKBP Bambang Ashari Gatot, S.I.K, M.H. (Handry).