Beranda DAERAH Mudik? Begini Himbauan Dirlantas Polda Sumbar

Mudik? Begini Himbauan Dirlantas Polda Sumbar

BERBAGI

Budi Prasetyo (Foto Tata Tanur/kabarpolisi.com)

LIMAPULUHKOTA,kabarpolisi.com – Puncak arus mudik diwilayah Sumatera Barat (sumbar) mulai meningkat. Hingga H-2 lebaran ruas jalan arah Riau menuju sumbar dalam kondisi lancar. Pantauan kabarpolisi.com di jembatan kelok sembilan, pemudik lebih memilih berhenti untuk beristirahat di pospam lebaran 2017 kawasan objek wisata Kabupaten Limapuluh Kota ini.

Salah seorang pengendara, Doni, mudik lebaran Idul Fitri 2017 ini, ia bersama keluarga hendak menuju Batusangkar. Menggunakan satu unit kendaraan roda empat, ayah 2 orang anak ini sudah merencanakan untuk berhenti di kelok 9.

“Pospam ini nyaman, kami bisa menikmati objek wisata ini sembari beristirahat,” ungkapnya kepada Kabarpolisi.com

Sementara itu, Direktur Lalulintas Polda Sumbar Kombes Pol. Budi Prasetyo, SH, MH mengimbau kepada masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor lebih banyak melakukan istirahat apabila jarak tempuh melebihi dari dua jam perjalanan.

Ia mengatakan, kesalamatan dan keamanan selama mudik agar tetap menjadi prioritas bagi seluruh pengendara. Hasil pantauan dari pihaknya, dominasi kendaraan hampir sama antara roda empat dan dua. Potensi terjadinya lakalantas akan lebih besar dibandingkan dengan hari biasa.

“Potensi sekali, karna volume kendaraan cukup padat ketika arus mudik dan balik ini terjadi. Berhenti jika lelah, jangan dipaksakan berkendara yang berakibat kepada kecelakaan hingga terjadi cedera dan meninggal dunia,” katanya

Ia menambahkan, kasus kecelakaan dijalan raya pada momen mudik mayoritas adalah kendaraan roda dua. Kondisi kendaraan menjadi penyabab. “Setiap kendaraan perlu dilakukan pemeriksaan, terkhusus cek kondisi rem dan ban kendaraan. Keamanan selama berkendara seperti helm dan sabuk pengaman jangan sampai di abaikan,” Pungkas mantan Dir Sabhara Polda Kalsel itu
ketika melakukan pemantauan di Pos pengamanan mudik lebaran kelok 9, Jumat (23/6). (RC/Tata)