BERBAGI

Gambar: ilustrasi

TANJUNG MORAWA, kabarpolisi.com – Oknum anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) dilaporkan ke Polsek Tanjung Morawa karena melarang aktivitas Dam Truk milik perusahaan PT Admindo yang membawa material untuk pembuatan pagar pembatas lahan di desa Punden Kec Tanjung Morawa Kab Deliserdang, Jum’at (06/09/2019)

Kejadian berawal saat tiga unit mobil Dam Truk milik PT Admindo yang berisi material batu kali dan pasir melintas di depan oknum OKP tersebut.

Oknum OKP ini melakukan pemberhentian secara tiba-tiba dan melarang membawa masuk bahan material karena bukan dibeli melalui OKP tersebut.

Anggota perusahaan PT Admindo mengatakan tindakan oknum OKP tersebut sangat tidak pantas dan sewenang wenang karena mereka menawarkan harga yang jauh lebih mahal serta sistem pembayaran yang ditentukan secara sepihak.

Anggota Polsek Tanjung Morawa yang menerima laporan menyatakan menyambut baik laporan lisan ini dan menyatakan akan menindak tegas oknum OKP tersebut.

“Apabila oknum oknum yang mengatas namakan OKP mengganggu, silahkan hubungi pihak keamanan Polsek dan kami akan segera mendatangi serta menindak lanjuti kejadian tersebut” ujar anggota Polsek.(Yusron)