Beranda KABAR DAERAH “Pasar Tumpah” dan Solusi Cerdas Polrestabes Medan

“Pasar Tumpah” dan Solusi Cerdas Polrestabes Medan

BERBAGI

Dadang Hartanto

MEDAN, kabarpolisi.com Berbagai upaya dalam menjaga kondusifnya Kamtibmas dan lancarnya berlalu lintas di Kota Medan, terobosannya selalu dicari Polrestabes Medan. Misalnya, permasalahan Pasar Tumpah merupakan permasalahan yang kompleks di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

“Ada dua kepentingan yang saling berhadapan satu sisi adalah kepentingan pedagang mencari nafkah atau mata pencarian sedangkan disisi lainnya adalah hak pemakai jalan dalam menggunakan Jalan serta keselamatan di jalan yang harus diatur dan dijaga,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Dr. Dadang Hartanto kepada media ini kemarin.

Menurut Kapolrestabes, berdasarkan persektif pedagang tentu ingin berdagang dan laku dagangannya namun tentu dalam pelaksanaanya tidak boleh melanggar aturan, menggaggu ketertiban dan kenyamanan umum.

“Oleh karena itu ada aturan aturan yang harus dipenuhi salah satunya berdagang pada tempat yang disediakan karena bila tidak diatur atau ada pembiaran maka akan banyak orang yang berdagang dari seluruh penjuru wilayah Medan dan sekitarnya dapat berdagang disembarang tempat bahkan di Jalan jalan utama akibatnya masyarakat pemakai jalan lainnya dirugikan,” kata Kombes Dadang.

Alumnus Akpol 1994 itu mengatakan bahkan apabila kewaspadaan tidak di jaga dapat terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban. Selain itu tumbuhnya pasar tumpah akan ada pungutan liar dan oraktek premanisme.

“Permasalahan ini perlu diltemukan solusinya. Studi kasus pada pasar tumpah simpang limun, ada pedagang yang berjualan di jalan Sisingamangaraja harus dipindahkan. Pemindahan harus dilakuksn dengan solusi yang tepat salah satunya dengan menempatkan pada tempat baru yang reperesentatif,” kata Kombes Dadang yang dikenal religius dan low profil ini.

Karena itu dia mengajak berbagai pihak harus bekerja sama untuk melakukan pemindahan ini. Polrestabes medan, Pemko Medan, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Koperasi, pedagang dan pembeli harus bekerjasama agar pemindahan tersebut dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Dia menambahkan, Kerjasma ini ternyata menghasilkan pemindahan pasar yang solutif. Hal tersebut nampak dari banyaknya pedagang yang pindah ke pasar baru. Pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Sisingamangaraja sebanyak 190 dan hari kamis tanggal 30 Agustus 2018 pertama kali dipindahkan, yang berjulan di pasar baru sebanyak 70 pedagang.

Dia mengatakan, pedagang mengeluhkan bahwa pembeli ditempat baru tidak ada.
Permasalahan langkahnya pembeli oleh Polrestabes Medan direspon dengan menyelenggarakan Door Prize dengan hadia yang menarik seperti sepeda motor, sepeda, TV dan alat rumah tangga lainnya.

Door prize telah dilauncing pada hari rabu tanggal 12 september 2018 pukul 06.00 di pasar baru menjadi daya tarik sehingga pembeli semakin bertambah banyak dan penjual tertarik juga berjualan di tempat yang baru. Berdarkan catatan yang dihimpun hari Rabu tanggal 12 september 2018 sudah bertambah menjadi 120 pedagang.

“Langkah solusi yang baik ini diharapkan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Langkah ini juga dapat menjadi contoh dalam menangani pasar tumpah lainnya,” ujarnya tersenyum..

“Kalau tidak sekarang kita menata pasar tumpah ini kapan lagi harus dilakukan. Medan akan semakin tertib, indah dan nyaman akan menarik mendorong kemajuan kota yang lebih baik. Mari kita jaga kota medan ini karena medan rumah kita . Kita. Jaga Medan Kondusif,” dia menambahkan.

Langkah Cerdas

Menurut Rr. Dewinta Pringgodani, SH, MH pengamat hukum, politik dan keamanan upaya yang dilakukan Kapolrestabes Medan adalah langkah yang cerdas. “Ini inovasi yang bagus. Harusnya pimpinan Polri di daerah lainnya meniru gagasan Polrestabes Medan,” ujar wanita cantik kelahiran Solo, Jawa Tengah ini tadi pagi. (Nafi)