Beranda DAERAH Patroli Gabungan Amankan 30 Pelanggar PSBB

Patroli Gabungan Amankan 30 Pelanggar PSBB

BERBAGI

AKP WIZRAWATI, SH MH
KASUBAG HUMAS POLRES PADANG PANJANG

Padang Panjang, Kabarpolisi.com – Patroli gabungan yang berkekuatan personil Polres, TNI, Satpol PP dan BPBD Padang Panjang, Selasa (12/5) tengah malam, mengamankan 30 orang warga yang masih berkumpul pada satu tempat.

Kasubag Humas Polres Padang Panjang AKP Wizrawati, SH, MH menjelaskan, setelah mendapati ke 30 orang tersebut terbukti melanggar PSBB mereka dibawa ke Polres dan Polsek Padang Panjang.

“Sebanyak 20 orang dibawa ke Polres dan 10 orang ke Polsek Padang Panjang.  Disitu mereka diberikan pemahaman tentang aturan PSBB yang mereka langgar dan kemudian menekan surat perjanjian tidak akan melanggar aturan PSBB lagi,” jelas juru bicara Polres Padang Panjang ini.

Saat tim gabungan turun ke lapangan malam tadi, memang masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak mematuhi aturan PSBB untuk tinggal di rumah. Mereka masih suka berkumpul dan malahan ada jumlah yang banyak.

Misalnya duduk di warung atau cafe tanpa menjaga jarak dan tidak menggunakan masker sama sekali.

Selain itu, meskipun hari sudah relatif malam masih banyak ditemukan warga kota Padang Panjang yang berkeluyuran di jalanan.

Patroli gabungan ini sesuai dengan permintaan Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA saat rapat dengan Satgas Covid -19 sebelumnya, bahwa aparat mesti bertindak tegas pada PSBB tahap II ini.

Sebab pada pelaksanaan PSBB tahap pertama aparat masih berindak persuasif dan edukatif, dengan pertimbangan belum semua warga memahami aturan PSBB.

namun efeknya tingkat kepedulian masyarakat terhadap aturan PSBB sangat lemah. Mereka banyak melanggar aturan PSBB dalam tingkat sangat kecil yakni memakai masker saat ke luar rumah.

BACA JUGA  Kunker ke Polres Kotawaringin Barat, Wakapolda Kalteng Beri Arahan

Oleh sebab itu, pada PSBB tahap II aparat yang tergabung dalam Satgas COVID -19 agar bertindak tegas terhadap pelanggar PSBB.

dalam kesempatan terpisah jurubicara Covid -19 Drs Ampera Salim, SH, MSI sebelumnya menyampaikan bahwa jumlah pasien positif Corona di Padang Panjang sudah berkurang dari 22 menjadi hanya 12 orang setelah 10 pasien positif dinyatakan sembuh.

Artinya, jika yang 12 orang lagi sembuh, maka posisi kota Padang Panjang akan kembali dalam status daerah hijau atau zero covid -19 alias nihil pasien positif corona.

Sekaligus juga berharap semua sample swab yang terkait dengan mata rantai pasien positif bisa keluar dengan hasil negatif. Dengan demikian mata rantai virus corona akanm terputus di Padang Panjang.

“Untuk itu, kata kuncinya adalah dengan menaati aturan PSBB sejak dari rumah ke luar rumah dan kembali lagi ke rumah. Jika itu bisa kita taati, Insyaallah Padang Panjang bebas Covid -19,” ujar Ampera Salim yang juga Kadis Infokom Padang Panjang.

Dari pihak lain Direktur RSUD Padang Panjang dr Ardoni juga menyampaikan kabar bagus bahwa setelah 10 pasien positif corona di Padang Panjang dinyatakan sembuh, RSUD Padang Panjang juga dinyatakan steril untuk pelayanan kesehatan medis non virus corona.

Sejak Senin kemarin RSUD Padang Panjang telah beroperasi kembali melayani pasien umum, setelah sebelumnya ditutup dari pelayanan umum karena 13 tenaga kesehatan rumah sakit ini divonis positif Covid 19.

(awe)