BERBAGI

PAYAKUMBUH, kabarpolisi.com – Warga Koto Nan Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat mulai gelisah. Beberapa malam berturut-turut warga di Koto Nan Gadang disantroni maling dengan sasaran rumah dan kedai harian.

Seorang warga Tigo Koto Dibaruah Kecamatan Payakumbuh Utara, menyampaikan bahwa kejadian pencurian telah terjadi dibeberapa titik yang ada di kampung Walikota Payakumbuh tersebut.

“kalau tidak salah dalam beberapa pekan ini saja, sudah 10 kali terjadi pencurian di Kampung Kami, bahkan baru-baru ini kedai salah seorang yang terletak ditepi jalan raya, tak luput dari incaran maling,” kata Femil, Rabu (25/10/2017).

Baca https://kabarpolisi.com/daerah/kedai-tongkrongan-politisi-lokal-payakumbuh-disantroni-maling-tv-led-raib.html.

Femil menyebutkan bahwa 10 kali kejadian tersebut, terjadi bukan saat malam saja bahkan Dini hari para penjarah tersebut beraksi.

“Masyarakat telah resah, Karena kejadian ini bukan pertama kalinya di kampung kami, kemarin ada yang kehilangan harta benda bahkan hewan ternak juga disikat sama maling, Kalau tidak salah sampai saat ini sudah 10 kejadian dengan lokasi yang berbeda,” sebut Femil lagi.

Femil juga menambahkan, bila hal ini tidak diatasi dengan segera, maka para pencuri terus megrogoti warga. Dan Kami minta supaya hal ini bisa teratasi dengan segera oleh pihak-pihak yang terkait,” pungkas Femil.

Susi Safianti di akun facebooknya menulis seperti ini : Kodai ibu ambo di Payonibuang hari Sabtu patang disatroni maliangm. Kai TV pulo yg diambiak maliang tu.kodai topi jalan bana sabalah kida sabolun jembatan Tersebut.

Sejauh ini wartawan kabarpolisi.com belum mendapat tanggapan dari Kapolres Payakumbuh atas keresahan warga Kota Nan Gadang tersebut.

Ben Pitopang