Beranda DAERAH Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Bikin Tokoh Adat Berkumpul di Bukittinggi

Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Bikin Tokoh Adat Berkumpul di Bukittinggi

BERBAGI

BUKITTINGGI, Kabarpolisi.com — Menindak lanjuti dugaan penyalahgunaan sekitar 20 Ton pupuk bersubsidi yang terjadi pada Sabtu ( 21/10/2017) di Nagari Lasi, membuat jajaran TNI dari Kodim 0304/ Agam beserta sejumlah tokoh Adat dan Niniak Mamak berkumpul di Aula Kodim 0304/Agam, Kamis (02/11/2017).

Pada pertemuan tersebut tokoh adat dan niniak mamak bersepakat untuk menanda tangani MOU terkait sanksi penyalahan gunaan Do Pupuk bersubsidi. Tujuan sanksi adat ini diberikan untuk memberikan efek jera terhadap oknum masyarakat yang melakukan tindakan melanggar hukum (memperjual belikan pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan UU yang berlaku di NKRI.

Dalam kesepakatan tersebut turut hadir Dandim 0304/Agam Letkol Inf Salim Kurniawan Dewantara SH, SE, Kakesbangpol Kota Bukittinggi Aldiasnur serta Yul Arnis Dt Malingka (Ketua LKAAM kab. Agam, 4. Akp. Markani (kasat intel Polres Agam), Aleksander jaldi (Kasi intel Kajari Bukittinggi) dan Ninik Mamak Kota Bukittinggi dan Kab. Agam yang berjumlah sekitar 80 orang.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0304/Agam mengajak ninik mamak dan tokoh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan penyaluran pupuk bersubsdi diwilayah hukum Kodim 0304/Agam.

“Kami mengajak peran aktif masyarakat untuk mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi, Apalagi ada penyalah gunaan, karena semua itu melanggar undang-undang yang berlaku di NKRI,” kata Dandim 0304 /Agam.

Lebih jauh Dandim 0304/Agam dalam pertemuan tersebut, mengucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat dan niniak mamak dilingkungan Kabupaten Agam yang ikut membantu program pemerintah dengan mengawasi penggunaan pupuk bersubsidi ditengah masyarakat. Kodim 0304/Agam juga merangkul ninik mamak agar berperan aktif untuk memberikan sangsi pada anak kemenakan nantinya bila ada penyalahan gunaan pupuk bersubsidi

Sementara Ketua LKKAM Agam Y. Dt Maleka Nan Tinggi, mengatakan pada dasarnya secara kelembagaan ketua KAN menyetujui apa yang diusulkan oleh Dandim 0304/Agam.

“Dimana tokoh masyarakat beserta niniak mamak yang ada di Wilayah Agam sangat setuju dengan pendapat Dandim 0304/Agam yang akan memberikan kesepakatan sanksi kepada oknum yang menyalahgunakan pupuk bersubsidi,” terang Y. Dt. Maleka Nan Tinggi.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan piagam penghargaan terhadap personil TNI yang telah berhasil menggagalkan penyelewengan pupuk bersubsidi. Di akhir pertemuan diadakan penanda tanganan MOU untuk pengawasan dan pemberian sangsi bagi penyelewengan Pupuk bersubsidi, antara Komandan Kodim 0304/Agam dengan tokoh masyarakat dan seluruh Ninik mamak yang hadir.

Julia Shine/ Gusnia.