BERBAGI

SULUT, kabarpolisi.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dan Bhayangkari memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang maupun tanah longsor di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (06/01/2020) siang.

Bantuan diberikan di tiga lokasi. Yakni, Kampung Lebo dan Belengan, Kecamatan Manganitu, serta Kampung Ulung Peliang, Kecamatan Tamako. Bantuan di antaranya berupa air mineral, beras, mie instan, makanan kering, pakaian dan lainnya.

Di Kampung Lebo, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Sudung Ferdinand Napitu dan Ketua Bhayangkari Cabang Sangihe, Rosdiana Napitu kepada Kapitalaung (kepala desa) setempat, Samson Yusak Muli.

Sedangkan bantuan di Kampung Belengan diserahkan oleh Kapolsek Manganitu, Iptu Joubert Johanis. Kemudian bantuan di Kampung Ulung Peliang diserahkan oleh Kapolsek Tamako, Iptu Nicodemus Pangulili.

Kapolda Sulut, Irjen Pol. Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si., melalui Kabid Humas, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., mengatakan, bantuan ini sebagai wujud kepedulian terhadap para korban bencana alam.

“Jadi selain menugaskan personel untuk penanganan bencana, Polda Sulut dan Bhayangkari juga memberikan bantuan berupa makanan, minuman dan lainnya. Ini semua demi membantu warga khususnya yang mengalami bencana,” terang Jules.

Pada hari yang sama, Tim Trauma Healing Polda Sulut turut diturunkan ke lokasi bencana. Tim yang diketuai oleh Iptu Marciano Runtu, beranggotakan 6 personel ini, bertugas memulihkan kondisi psikis anak-anak korban bencana alam tersebut.

Kegiatan dilakukan melalui berbagai metode, di antaranya bermain, bernyanyi, bercerita dan mewarnai gambar. Kemudian pemberian motivasi serta doa oleh tim kepada anak-anak, yang berlangsung di GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) Jemaat Solagratia, Kampung Lebo.

Dikatakan Kapolres, trauma healing yang dilakukan Polda Sulut ini bertujuan untuk menghilangkan trauma yang dialami oleh anak-anak akibat bencana alam. “Agar kondisi psikis dan mental anak-anak ini kembali pulih, sehingga mereka kembali ceria, bisa bersekolah, bermain seperti biasanya,” ujar Ferdinand.

BACA JUGA  Polres Tomohon Kerahkan Personil Tekan Kriminalitas

Sementara itu Ketua Bhayangkari Cabang
Rosdiana Napitu mengungkapkan, lain yang diberikan berupa peralatan menggambar dan menulis, serta makanan ringan. “Ini merupakan wujud nyata kepedulian Bapak dan Ibu Kapolda Sulut terhadap para korban bencana alam, terutama anak-anak,” tuturnya. (Handry/Hum).