Beranda DAERAH Polisi Tangkap 3 Pelaku Narkoba, 1 Diantaranya Bandar

Polisi Tangkap 3 Pelaku Narkoba, 1 Diantaranya Bandar

BERBAGI

Palangka Raya, kabarpolisi.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Palangka Raya berhasil menangkap 3 pengedar narkoba. Satu diantaranya diduga sebagai bandar.

Ketiga pelaku bernama wongso (25), Mahfud (22) dan Lintar (47) diamankan petugas ditempat berbeda.

“Dalam waktu 3 hari kita berhasil mengamankan tiga pelaku. 2 pelaku sebagai pengirim dari bandar kepada pengguna yakni Wongso, Mahfud sedangkan Lintar merupakan sebagai bandar,” ungkap Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar didampingi Wakapolres Kompol Mohammad Zainur Rofik dan Kabag Ops Kompol Purwanto saat Konferensi pers, Senin (14/1/2019) siang di Mapolres Palangka Raya.

Kapolres menjelaskan, dari tangan Wongso petugas mengamankan barang bukti berupa 2 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 7,8 gram, 1 unit Handphone dan uang tunai sebesar Rp 227 ribu rupiah.

Sementara Mahfud, barang bukti yang diamankan 8 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 34,7 gram, 1 buah handphone dan 1 unit sepeda motor untuk melancarkan aksinya.

“Kedua pelaku ini kita amankan di salah satu rumah makan wilayah Pahandut Kecamatan Langkai Kota Palangka Raya,” jelas Kapolres.

Dari kedua orang pelaku ini lanjut Kapolres, polisi melakukan pengembangan dan penyelidikan. Dan petugas berhasil mengamankan diduga seorang bandar narkoba bernama Lintar di seputaran Jalan G Obos, Sabtu (13/1) pukul 00.15 WIB.

“Dari tangan pelaku kami mengamankan barang bukti 3 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 3,84 gram, 1 bungkus rokok dan 2 klip plastik. Dari hasil pengembangan, tersangka mendapatkan barang tersebut dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” lanjutnya.

Kini ketiga tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Palangka Raya guna penyidikan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka ini dikenakan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 huruf (a) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara denda maksimal 12 milyar rupiah,” demikian

(Parlin/Masroby)