Beranda DAERAH Polres Karanganyar Minta Facebook Hapus Video Pengeroyokan Pelajar SMP

Polres Karanganyar Minta Facebook Hapus Video Pengeroyokan Pelajar SMP

BERBAGI

Viral video pengeroyokan pelajar SMP yang diduga dilakukan di hutan karet, Kerjo Karanganyar, Kamis (8/2) (Screenshot)

KARANGANYAR, kabarpolisi.com – Polres Karanganyar, Polda Jawa Tengah meminta pengelola Facebook untuk menghapus aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelajar SMP di Kerjo, Karanganyar yang viral di media sosial. Video kekerasan berdurasi dua menit tersebut beredar pada Kamis 8 Februari 2018.‎

Seperti tergambar dalam video sebanyak 20 anak di bawah umur yang terlibat dalam aksi kekerasan langsung dimintai keterangan oleh tim dari Polres Karanganyar. Hasil pemeriksaan, enam orang anak diduga menjadi aktor dalam aksi brutal tersebut.

Aksi kekerasan itu terindikasi dilakukan di sebuah kebun karet di kawasan ‎Dusun Ngasem, Desa Karangrejo, Kerjo. Meski korban sudah meminta ampun, tetap saja penganiayaan terus dilakukan.

‎Kasat reskrim Polres Karanganyar, AKP Purbo Andjar Waskito mengatakan, pelaku merupakan pelajar SMP dan masih di bawah umur. Sebab itu, jalan mediasi diambil oleh keluarga pelaku dan juga korbannya.

“Seluruh siswa yang terlibat, serta para orang tua telah dipertemukan dan dilakukan mediasi. Meski kami sebenarnya sangat ‎menyayangkan terjadinya aksi pengeroyokan ini,” kata Purbo.

Mediasi yang difasilitasi oleh Polres Karanganyar dipimpin Wakapolres Karanganyar‎ Kompol Dyah Wuryaning Hapsari. Hasilnya pihak keluarga korban tidak akan menuntut secara hukum.

Dalam video tersebut, tampak bocah-bocah laki-laki berseragam SMP. Seorang bocah duduk sembali menangis ketakutan. Ia secara bergantian ditendangi oleh bocah-bocah lainnya. Belum diketahui secara pasti lokasi pengeroyokan tersebut dan sekolah mana yang terlibat.

Bambang Ari