BERBAGI

Kapolres Padang Panjang memperlihatkan barang bukti curanmor yang berhasil diungkap Polres Padang Panjang.

PADANG PANJANG, kabarpolisi.com – Satuan Reskrim Polres Padang Panjang,Polda Sumbar sejak Januari hingga Maret 2019 berhasil mengungkap 16 kasus curanmor dengan 9 barang bukti yang melibatkan 5 pelaku, termasuk empat diantaranya dibawah umur.

“Modusnya tetap sama dengan aksi curanmor yang lain yakni dengan menggunakan kunci letter T,” kata Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK Sutan Bagindo Rajo saat menyampaikan gelar Press Release pengungkapan kasus pencurian motor (curanmor)  di wilayah hukum Polres Padang Panjang, Kamis (4/4) bertempat di Mapolres Padang Panjang.

Press release dilaksanakan di halaman depan Mapolres Padang Panjang. Ikut mendampingi kapolres  adalah Wakapolres Kompol M. Nasir, Kabag ops Kompol Rudi Munanda, SH, MH dan KBO Satreskrim Iptu TJP Damanik.

Dalam kesempatan itu, juga dihadirkan keseluruh 5 pelaku curanmor yang berhasil diungkap bersama sembilan barang bukti berupa sepeda motor.

Menurut Kapolres Cepi Noval keseluruhan pelaku curanmor yang berhasil diungkap tersebut adalah yang melakukan operasi curanmor pada saat jemaah sedang melaksanakan sholat fardhu dan sholat jumat.

Berkaitan dengan hal itu,  Kapolres meminta kepada para jemaah untuk mengunci rem cakram dengan gembok, sebab hal itu bisa menghambat pelaku melakukan aksinya.

Kapolres juga meminta kepada Pengurus mesjid untuk mengatur posisi parkir motor di satu tempat supaya lebih gampang mengawasinya.

Sehubungan dengan upaya Polres Padang Panjang meningkatkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Padang Panjang,  kata Cepi, pihaknya dalam waktu dekat akan melaunching program 1-RT 1-Polisi.

“Mari kita tunggu tanggal mainnya launching program satu RT satu Polisi itu,” ujar Cepi Noval.

Dalam satu kesempatan kepada Kabarpolisi.com sebelumnya,  Kapolres Padang Panjang ini menyatakan bahwa dirinya telah mengeluar Surat Perintah untuk pengamanan mesjid pada saat sholat jumat sebagai upaya menciptakan rasa aman bagi jemaah dalam melaksanakan ibadah sholat jumat.

Dalam kesempatan itu Kapolres Cepi Noval juga menjelaskan bahwa personil yang ditugaskan menjaga kendaraan selama sholat jumat itu melakukan sholat terpisah di lokasi parkir kendaraan tersebut. Personil yang ditempatkan juga menggunakan perlengkapan senjata. (awe)