Beranda DAERAH Satuan Pengamanan Pemilu Sukses Amankan Kantor KPU dari Amuk Massa

Satuan Pengamanan Pemilu Sukses Amankan Kantor KPU dari Amuk Massa

BERBAGI

PADANGPANJANG, kabarpolisi.com – Satuan Pengamanan Pemilu dari Mapolres kota Padang Panjang sukses besar mengamankan kantor KPU dari amuk massa yang kecewa atas penghitungan suara di salah satu TPS di Kota Serambi Mekah itu pasca pemilihan 17 April 2019.

Pasukan yang berkekuatan 219 personil terdiri dari satu kompi dalmas dan satu pleton negosiator polwan terlihat alot menghadapi satu kompi bulshit atau massa pendemo yang tidak puas atas hasil penghitungan suara di satu TPS yang merugikan calonnya.

Simulasi pengamanan kantor KPU yang dipimpin Waka Polres Kompol H. Nasir pasca penghitungan suara 17 April 2019 ini sukses besar menghadang massa yang mengamuk setelah mengetahui hasil penghitungan suara di satu TPS yang merugikan calon mereka.

Massa berkekuatan besar tersebut setelah mengetahui hasil penghitungan suara segera merangsek ke kantor KPU. Tetapi pergerakan massa berhasil ditahan pasukan Dalmas Polres Padang Panjang dipintu masuk halaman kantor KPU.

Setelah massa berhasil ditahan pasukan Dalmas, satu pleton pasukan negosiator Polwan segera melakukan negosiasi dengan para pengunjuk rasa. Awalnya massa menolak tawaran membubarkan diri kantor KPU dan menyerahkan persoalan kepada KPU dan KPPS setempat untuk menyelesaikan masalah penghitungan suara di satu TPS tersebut.

Namun setelah bertemu dan menyampaikan keluhan mereka kepada Waka Polres Padang Panjang Kompol H. Nasir, para pendemo memenuhi permintaan membubarkan diri dari kantor KPU dengan catatan masalah penghitungan suara itu diselesaikan setelah itu.

Waka Polres dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Pasukan Pengamanan Pemilu menyatakan masalah ini pasti akan diselesaikan oleh KPU.

Setelah selesai melakukan dialog dengan Wakapolres Padang Panjang akhirnya pimpinan dan massa pendemo satu per satu meninggalkan halaman kantor KPU Padang Panjang.

Kepada wartawan, Waka Polres Padang Panjang Kompol H. Nasir menyatakan simulasi pengamanan kantor KPU Padang Panjang ini dimaksudkan untuk menguji kemampuan pasukan dalam mengamankan tindak ketidakpuasaan massa atas hasil penghitungan suara pileg dan pilpres.

Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK sebelumnya kepada Kabarpolisi.com menjelaskan, Mapolres Padang Panjang menurunkan dua pertiga dari personilnya untuk tugas pengamanan Pemilu.

Selain itu, tugas pengamanan Pemilu juga didukung oleh TNI dan Brimob serta Ormas dan Lintas di kota Padang Panjang.(awe)