BERBAGI

BUKITTINGGI, kabarpolisi.com – Tingkat gangguan kriminilitas di wilayah kerja Polres Bukittinggi selama semester pertama tahun 2019 mengalami penurunan cukup berarti dibanding periode sama tahun 2018.

“Penurunan tindak pelanggaran kamtibmas itu terlihat dari turunnya jumlah laporan polisi selama Semester I 2019 dibandingkan periode yang sama tahun 2018”, kata Kapolres Bukittinggi AKBP Jembar Arly Jumhana, SH, MH melalui Waka Polres Kompol Sumintak SH dan Kasat Reskrim AKP Andi M.A Mekuo, SH, SIK kepada Kabarpolisi.com Grup,  Senin (19/8).

Sampai Juli 2019, jelas Arly, total laporan polisi yang masuk ke Satreskrim Polres Bukittinggi hahya mencapai 359 kasus, atau menurun cukup signifikan dibandingkan periode sama tahun 2018 yakni 442 Laporan Polisi.

Dilihat dari jenis kejahatan yang terjadi, kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) masih menempati porsi terbesar yakni 115 kasus, yakni sama jumlahnya sampai Juli 2018. Sementara total Curat selama 2018 mencapai 200 laporan polisi.

Posisi kedua terbesar ditempati oleh pencurian bermotor (curanmor) sebanyak 78 kasus dan peringkat ketiga ditempati oleh pencurian biasa (cubis) sebanyak 38 kasus.

Sementara total Curanmor pada tahun 2018 mencapai 89 kasus dan Cubis 58 kasus.

Artinya dilihat dari volume dan rata rata tindak kejahatan selama semester I 2019 mengalami penurun cukup signifikan dari 442 kasus menjadi 359 kasus.

Sementara total LP di Satuan Reskrim Polres Bukittinggi selama tahun 2018 mencapai 758 kasus, sementara yang berhasil diselesaikan adalah 401  kasus atau dengan pencapaian penyelesian kasus sebesar 53 persen.

Dari total kasus selama 2018 tersebut sekitar 80 P.21, 3 SP. 3 dan RJ 318.

sementara dari total 359 LP pada semester I 2019 sudah berhasil diselesaikan kasusnya sebanyak 190 LP atau sekitar 53 persen. Sedangkan yang P. 21 sebanyak 63 LP,  SP3 2 LP dan RJ 125. (Awe)