Beranda IBUKOTA Analisa dan Evaluasi Kapolres Jakarta Timur, Andry : Jaga Kepercayaan Publik

Analisa dan Evaluasi Kapolres Jakarta Timur, Andry : Jaga Kepercayaan Publik

BERBAGI

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Polisi Andry Wibowo memimpin rapat Anev gangguan Kamtibmas dan Apel Kasatwil ( Foto Tribratanews)

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Kombes Polisi DR. (C) Andry Wibowo SIK, MH, MSI memberikan arahan kepada seluruh jajaran dalam rapat analisa dan evaluasi gangguan Kamtibmas dan apel Kasatwil, Kamis (12-10-2017) lalu di Polres Jakarta Timur.

Kepada Kabag, Kasat, ‎ Kasi Polres Metro Jakarta Timur, Kapolres menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggotanya yang selama ini telah berupaya menjaga kamtibmas sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Namun, ia menekankan dan mengingatkan agar sejumlah kasus yang ditangani segera tindaklanjuti. Begitu juga dengan persoalan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), agar sedini mungkin dicegah mengingat dampaknya bisa menimbulkan kekerasan baru.

“Harus jaga kerukunan umat beragama dan antar kelompok. Kita harus tindak tegas kasus-kasus yang bermuatan SARA termasuk isu-isu sensitive seperti gender dan kekerasan kolektif antar kelompok massa,” ujar Kapolres.

Alumnus Akademi Kepolisian tahun 1993 ini juga menyoroti membangun kepercayaan masyarakat kepada pihak kepolisian, dengan mengupayakan meningkatkan kegiatan disemua fungsi yang ada.

“Tetap jaga apresiasi dari masyarakat dan terus tingkatkan kinerja operasional dan pelayanan publik. Hal- ‎hal yang positif di intensifkan dan di beritakan jangan terpaku pada kegiatan Reserse saja semua fungsi bisa melaksanakan giat positif dan juga diberitakan,” kata Kapolres yang dikenal ramah dan low profil ini.

Menurut Andry, terkait medsos pihaknya mengaku belum optimal. ” Disini kita bisa aktifkan NCSS, dan juga bisa perdayakan potensi masyarakat sekaligus membangun daya tahan masyarakat dan dukungan masyatakat di dunia medsos,” katanya.

Kemudian untuk membangun kekuatan, Kapolres menekankan kepada Satuan Intelkam, agar merangkul dan mendata semua mitra kepolisian, menurutnya mitra polisi tersebut dapat dijadikan sebagai bagian kekuatan kepolisian untuk membangun daya tahan lokal, sekaligus menjadi bagian dari kekuatan polisi di dunia maya maupun dunia nyata.

“Kasat Binmas, Intelkam, Kabag Ops dan Kasat Binmas segera optimalkan NCSS, data segera rapikan, baik RT, RW maupun tingkat kelurahan dua minggu harus segera terealisasi NCSS sebagai basis kekutan Polri sebagai wadah komunikasi segala bidang kita harus militan membangun kekuatan masyarakat yang komitmen terhadap kerukunan dan keamanan,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, terkait adanya persaingan global saat ini, dituntut agar seluruh satuan baik individu harus siap menghadapi hal tersebut, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan sebaik-baiknya dan seefisien mungkin.

“Perubahan global pasti terjadi, kita harus siap, dengan pelayanan harus ditingkatkan sebaik baiknya dan seefisien mungkin,” pintanya.

Andry mewanti-wanti anggotanya agar tidak melakukan pelanggaran yang membuat buruk citra Polri, juga pelanggaran anggota dalam menggunakan senpi.

“Kasi Propam segera cek secara rinci, dan yang bekali senjata adalah anggota Opsnal, Kapolsek, Kasat, Bhabinkamtibmas, agar diklisifikasikan siapa yang dapat diberikan senjata, petakan dalam penggunaan senjata, Kasi Propam, buat paparan/prosentasi/ buat SOP-nya,” kata Kapolres.

Diakhir paparannya, Kapolres menyinggung tentang kesiapan pengamanan Pemilu.

“Tugas kita membangun kondisi yang kondisif, Kasat Intel buat analisa program apa untuk ciptakan keamanan dalam giat tersebut. Optimalkan Program NCSS, kita akan dapat data Tokoh-tokoh di masyarakat lebih akurat, siapa dan harus berbuat apa rencananya, bangun ketahanan lokal yang kuat, termasuk menjaga soliditas kepada instasi terkait.” (Rizal)