Beranda KABAR IBUKOTA Bentrokan Ormas di Jakarta Selatan, Polisi Buru Dua Pelaku

Bentrokan Ormas di Jakarta Selatan, Polisi Buru Dua Pelaku

BERBAGI

Kombes Polisi Indra Djafar

JAKARTA, kabarpolisi.com – Bentrok antarormas di wilayah Jakarta Selatan menyebabkan dua orang korban luka-luka. Pelaku penganiayaan dua korban tersebut sudah teridentifikasi polisi.

“Yang di Cipulir itu juga ada korban Tapi korbannya bukan dari ormas, (yakni) dari tukang parkir, kasihan. Tampaknya mereka memanfaatkan momen itu untuk persaingan parkir juga, antara ormas dan bukan ormas. Tapi kita komitmen untuk penegakkan hukum,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Kapolres menyebut pelaku penganiayaan itu berjumlah dua orang. Menurut Indra, polisi masih memburu kedua pelaku tersebut.

“Orangnya sudah teridentifikasi yang satu handphone-nya dimatikan yang satu lagi handphone-nya ditinggal,” kata Kapolres yang dikenal religius dan low profil ini.

Menurut alumnus Akpol 1995 ini, bentrokan dipicu oleh informasi hoax terkait penyerangan pos salah satu ormas. Bentrokan awalnya terjadi di kawasan Tangerang Selatan dan meluas ke Jakarta Selatan.

“Yang bentrok itu kan dipicu dari Tangerang Selatan. Waktu itu kan sudah tahu ya yang di medsos tentang bendera yang dicopot dan penyerangan pos. Ternyata itu hoax gitu kan dan mereka pulang ternyata situasi tidak kondusif. Pascakejadian yang di Ciledug imbasnya ke kita,” kata mantan Kabid Propam Polda Jawa Timur ini.

Dilansir dari Detik.com, bentrokan di wilayah Cipulir dan Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan terjadi pada Selasa (11/9) sore. Bentrokan berlanjut hingga malam hari.

Polisi menyebut, bentrokan kedua ormas di Jakarta Selatan ini adalah imbas bentrokan awal yang terjadi di Tangerang Selatan. Saat itu, salah satu ormas baru melaksanakan milad di Graha Raya, Serpong, Tangsel. (Rizal)