Beranda IBUKOTA Dharma Pertiwi TNI Gelar Bakti Sosial dan Penyuluhan Kanker

Dharma Pertiwi TNI Gelar Bakti Sosial dan Penyuluhan Kanker

BERBAGI

DEPOK, kabarpolisi.com – Organisasi Kewanitaan TNI, yang tergabung dalam Dharma Pertiwi, mengadakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka HUT ke 54 Dharma Pertiwi dan HUT ke 72 Persit Kartika Chandra Kirana di halaman Madivif 1 Kostrad 328 Cilodong. Rabu, (21/3/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nani Hadi Tjahjanto istri dari Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Ibu Menteri Pertahanan, Nora Tristyana, Ketua Umum Persit KCK, Ketua Umum Jalasenastri, Ketua PIA, Ardya Garini dan Ibu Kabinet OASE, serta para anggota organisasi lainnya.

Acara ini juga diisi dengan penyuluhan kanker serviks dengan penyuluhan tanaman organic dan pembagian sembako kepada 500 masyarakat, pemeriksaan IVA test sebanyak 2000 orang , khitanan massal sebanyak 50 anak dan pengobatan massal.

Kasi Binter Divisi 1 Kostrad Cilodong, Mayor Infantri Taufik Ismail, ketika di wawancarai mengatakan, acara ini merupakan bentuk rasa kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu.

“Harapan saya mudah mudahan apa yang kita kerjakan hari ini dapat membantu beban masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu. Jadi kami mendata masyarakat yang kurang mampu di wilayah binaan Kostrad.” tegasnya

Organisasi Dharma Pertiwi merupakan pimpinan bagi organisasi istri TNI. Organisasi ini disahkan pada tanggal 6 Maret 1972, yang terdiri dari 5 organisasi istri TNI, yaitu Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Jalasenastri, PIA Ardya Garini, Bhayangkari, dan IKKT Pragati Wira Anggini. Terbentuknya organisasi ini di latar belakangi sejarah masing-masing organisasi pembentuknya.

Namun, saat yang menandai terbentuknya Dharma Pertiwi adalah tahun 1963. Pada tahun tersebut diadakan Operasi Pertiwi. Para istri TNI yang tergabung dalam organisasi-organisasi tersebut dikirim ke Irian Barat untuk mengatasi sengketa. Usai peristiwa itu kemudian muncul ide untuk membentuk Organisasi Dharma Pertiwi, dan pada tanggal 15 April 1964 didirikan Badan Kerja Sama Dharma Pertiwi.

(Muhammad Rezki)