Beranda KABAR IBUKOTA Kapolsek Ciracas masih Dirawat di RS Polri Akibat Luka Lebam

Kapolsek Ciracas masih Dirawat di RS Polri Akibat Luka Lebam

BERBAGI

Kapolsek Ciracas Kompol Agus Agus Widiartono sebelum cidera. (Ist)

JAKARTA, kabarpolisi.com – – Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono yang ikut menjadi korban amuk massa yang melakukan aksi pembakaran Polsek Ciracas Jakarta Timur dinihari tadi sampai saat ini masih dirawat di RS Polri Kramat Jati.

“Masih mendapat perawatan di RS Kramat Jati dengan luka lebam di beberapa bagian tubuhnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (12/12).

Menurut Argo, Kapolsek terluka karena terkena pukulan dari massa yang menyerbu Mapolsek. Dalam kejadian itu ada dua anggota polisi lainnya yang turut terluka, yakni Aiptu Andri setiawan dan Bripda Jordan Satria.

Namun, Argo menjelaskan selain Kapolsek, dua polisi lainnya sudah keluar dari rumah sakit. “Ada tiga anggota yang sakit. Dua sudah rawat jalan, yang satu masih di rawat di RS Polri Kramat Jati,” tandas perwira polisi berpangkat melati tiga itu.

Berdasarkan informasi kronologis kejadian sekelompok massa mendatangi Polsek Ciracas Selasa (11/12)/malam, guna mengkonfirmasi kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI AL yang terjadi di kawasan Cibubur Jakarta Timur, Senin (10/12).

Saat itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Polisi Yoyon Tony S bersama pejabat Korem, Dandim Jaktim, Dan Den Pom Jaya, serta pejabat Paminal Polda Metro Jaya tiba di Polsek Ciracas untuk menenangkan massa sekitar pukul 22.30 WIB.

Namun massa yang mencapai ratusan itu memaksa masuk ke ruang tahanan Polsek Ciracas untuk memastikan keberadaan pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI.

Sekitar pukul 00.30 WIB, massa tersebut mulai menghancurkan dan membakar bangunan Polsek Ciracas termasuk kendaraan operasional kepolisian maupun Denpom Jaya. (Tata)