BERBAGI

BOGOR, kabarpolisi.com – Karo Sunluhkum Divisi Hukum Mabes Polri Brigjend Pol. Dr. Agung Makbul Drs., S.H., M.H. menghadiri sekaligus membuka acara Pelatihan Pem-bentukan Karya Advokasi dan Bantuan Hukum Nasional (KANNI) atau Pelaksanaan Tugas Angkatan keempat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan DPP KANNI, bertempat di Gedung IPC Corporate University Jalan Beringin No. 1 Gadog Pandansari Kabupaten Jawa Barat, Sabtu (20/07/2019).

Karosunluhkum Divisi Hukum Mabes Polri Brigjend Pol. Dr. Agung Makbul Drs., S.H., M.H. selain membuka acara tersebut, ia pun menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pembentukan Karya Advokasi dan Bantuan Hukum Nasional.

Dalam sambutannya Brigjend Pol. Dr. Agung Makbul Drs., S.H., M.H.mengatakan, “Atas nama Pimpinan Pusat Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Saya membuka secara resmi Pelatihan Pembentukan Karya Advokasi dan Bantuan Hukum Nasional atau Pelaksanaan Tugas angkatan keempat hari Sabtu tanggal 20 bulan Juli tahun 2019,” ucapnya.

Brigjend Pol. Agung menambahkan, “Semoga Allah Subhanahu Wa Taala, Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Amin… Amin…,” imbuhnya.

Usai membuka kegiatan pelatihan tersebut, Brigjend Agung langsung menjadi Narasumber. Ia memberikan penyuluhan tentang Hukum kepada para peserta aparatur pemerintah tingkat Desa dan Kecamatan yang berasal dari Lampung Selatan.

Dalam arahannya, ia menyampaikan, bahwa pembangunan Hukum telah menjadi perhatian pemerintah sejak berdirinya Republik ini.

“Upaya membangun kesadaran hukum masyarakat pasca kemerdekaan, bukan persoalan sederhana. Karena tanpa kesadaran hukum, tujuan untuk melindungi, menjamin hak dan kewajiban warganya menuju masyarakat sesuai cita- cita Pancasila dan UUD 1945 sulit terwujud,” papar Brigjend Pol Agung.

Kesadaran hukum masyarakat, Lanjut Brigjend Agung, merupakan nilai yang hidup dalam masyarakat. Dalam bentuk pemahaman, ketaatan atau kepatuhan terhadap norma hukum dan peraturan perundang undangan.

“Sedangkan budaya hukum merupakan sikap terhadap hukum dan sistem hukum, kepercayaan, nilai, pemikiran dan harapan ,” imbuhnya.

Mantan Kapolres Jaya Wijaya Polda Papua tahun 2003 ini pun menegaskan, bahwasannya semakin tinggi kesadaran hukum masyarakat akan tercipta budaya hukum yang baik dan dapat merubah pola pikir masyarakat mengenai hukum.

“Semakin tinggi kesadaran hukum masyarakat akan tercipta budaya hukum yang baik dan dapat merubah pola pikir masyarakat mengenai hukum,” tandas Brigjen Pol. Dr. Agung Makbul Drs., S.H., M.H.

Usai menyampaikan penyuluhan, Bintang Satu dipundaknya ini menjelaskan kepada Kabarpolisi.com, bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang bisa menjadi contoh untuk lembaga lain.

“Ini memberikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dibidang hukum agar tercipta keluarga dan masyarakat sadar hukum,” jelasnya. (r/hz)