BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Kota berhasil menangkap seorang pelaku penjual senjata api (Senpi) ilegal di wilayah Tangerang Kota. Pelaku berinisial EC (42) ditangkap karena sering melakukan transaksi penjualan senpi. Senpi tersebut dijual dengan harga hingga 13 juta rupiah per pucuk senjata.

Kapolres Tangerang Kota AKBP Ade Ary Syam mengatakan kasus itu berawal dari adanya informasi masyarakat terkait peredaran senpi ilegal di Tangerang. Polisi kemudian menyelidiki kasus itu dan menangkap EC di rumahnya di Perumahan Puri Asih, Pasar Kemis, Tangerang pada Rabu (18/12/2019)

“Kasus itu terungkap saat polisi mendapat informasi adanya praktik jual beli senpi jenis makarov,” kata Ade kepada wartawan, Selasa (24/12/2019)

Saat ditangkap, tersangka disebut Ade sempat mengelak. Namun, setelah dilakukan penggeledahan dan ditemukan senpi di rumah tersangka, EC tidak bisa lagi mengelak dan EC langsung dibawa ke Polres Tangerang Kota.

Dari tangan tersangka, polisi menyita berbagai macam jenis senjata api berikut dengan amunisinya. Barang bukti yang berhasil disita antara lain 2 senpi jenis Makarov T16, 1 Makarov T11, 2 Makarov T16 yang masih dirakit, 1 senpi Ecoll Special 99 yang masih dirakit, 1 revolver yang masih dirakit dan 1 air soft gun jenis KWC Makarov.

Sedangkan untuk amunisinya terdiri dari 8 unit silinder peluru revolver, 252 butir peluru tajam kaliber 9 milimeter dan 39 peluru hampa kaliber 9 milimeter. Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12, tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara,” pungkas Ade.

(Red)